1 Kandidat Menyatakan Mundur Dalam Penetapan CAKADES Widodaren Gerih


ARYA-MEDIA, Ngawi – Menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan dilakukan serentak pada tanggal 29 juni 2019 mendatang, Pemerintah Desa (Pemdes) Widodaren, Kecamatan Gerih, Kab. Ngawi, melakukan penetapan bakal calon (Bacalon) Kepala Desa (Kades) untuk ditetapkan sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) Widodaren, pada hari Senin (20/5/2019).

Terdapat tiga (3) kandidat bakal calon Kades yang akan belaga dalam pilkades serentak tersebut. Namun, salah satu dari mereka yang bernama Ifam Hermawan memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Cakades dengan alasan yang mengharuskan meninggalkan pekerjaan.

“Lebih baik saya mengundurkan diri daripada kehilangan pekerjaan saya. Iya kalau menang dalam Pilkdes gakpapa sudah ada pekerjaan baru. Tapi kalau saya nekat keluar dari pekerjaan saya, terus kalah, malah gak punya pekerjaan dong,” terang Ifam Hermwan, bakal Cakades yang mengundurkan diri, (20/5).

Menanggapi hal itu, proses penetapan juga terus dilakukan oleh panitia pilkades dengan mengesahkan 2 orang Cakades widodaren yaitu, Petrus Bagus Wijayanto dengan nomor urut 1, dan kandidat bernama Kondang dengan nomor urut 2. Semuanya merupakan berasal dari warga Desa widodaren, Kec. Gerih, Kab. Ngawi.

“Hari sudah kita tetapkan 2 calon kandidat Cakades yang akan bertempur dalam pemilihan kepala Desa 29 Juni 2019 nanti,” ucap Naryo, ketua panitia Pilkades Widodaren.

Disisi lain, saat diwawancara terkait strategi dari kompetisi pilkades yang akan datang, Petrus Bagus Wijayanto sudah siap untuk menjalani semua ketentuan yang sudah ditetapkan. “Persiapan sudah matang, dan strategi juga sudah matang. Tinggal tunggu hari H nya nanti,” jelasnya dengan penuh keyakinan.

Sedangkan, kondang yang mendapatkan posisi nomor urut 2 mengatakan, akan berupaya keras dan menggunakan strategi-strategi jitu untuk memenangkan pilkades serentak nanti. “Intinya, saya mencalonkan diri sebagai cakades hanya untuk ibadah, semoga mendapatkan ridhlo Allah SWT. Dan yang kedua, tujuan saya mencalonkan diri sebagai kepala desa ingin memperbaiki desa agar menjadi lebih baik lagi,” pungkas Kondang. (ren)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *