22 Warga Desa Tapen Terima BLT Dana Desa


ARYA-MEDIA, Magetan – Program bantuan Pemerintah kepada warga terdampak pandemic Covid-19 di wilayah Kabupaten Magetan, terus bergulir dari desa ke desa. Salah satunya adalah, sebanyak 22 penerima Bantual Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD), diberikan Pemerintah Desa Tapen Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan, Jumat (8/5/2020).

Kepala Kecamatan Lembeyan, Saiful Yani membenarkan hal tersebut, bahwa Desa Tapen telah membagikan kepada 22 penerima BLT DD.  “Untuk hari hanya Desa Tapen yang dapat mencairkan BLT Dana Desa. Rencananya Senin depan, Desa Kedungpanji juga akan menyusul pembagikan BLT DD,” katanya, Jumat (8/5).

Ditempat terpisah, Kepala Desa Tapen Slamet Ryanto mengatakan, BLT dari Dana Desa sudah diberikan kepada 22 penerima dengan kategori sebagai warga miskin. “Pelaksanaannya diberikan langsung kepada penerima BLT DD dengan cara transfer melalui bank BRI,” ujarnya.

Selain itu, pemberian BLT DD dilakukan di Kantor Desa Tapen dengan disaksikan langsung Kepala Kecamatan Lembeyan, Kepolisian, BPD Desa, serta perangkat Desa Tapen.

“Yang mendapatkan bantuan adalah orang-orang yang belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali. Jadi yang sudah mendapatkan PKH, BPNT dan bantuan perluasan lainnya tidak tercatat dalam BLT Dana Desa,” terang Kepala Desa Tapen.

Slamet Ryanto juga menjelaskan, beberapa warga lainnya sudah tercatat dalam Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos melalui Dinas Sosial Kabupaten Magetan. Tercatat kurang lebih sebanyak 72 warga Desa Tapen yang akaan mendapatkan Bansos Tunai.

“Hari ini, kita berikan BLT DD sebesar Rp 600 ribu untuk bulan april. Kedepan kita akan lakukan secara bertahap,” jelasnya kepada Arya Media, (8/5).

Sementara itu, sebanyak kurang lebih 1972 jiwa Data Penduduk Tetap (DPT), hanya 30% masyarakat Desa Tapen dikategorikan sebagai warga kurang mampu (miskin). Sekitar 300 orang sudah tercatat sebagai peneriman bantuan dari Kemensos seperti PKH, BPNT dan lainnya. Sedangakan, 70 lebih warga lainnya, bakal mendapatkan Bansos Tunai (BST).

“Sebagian nama warga saya masukkan ke Dinsos dan sebagian lagi saya masukkan BLT Dana Desa. Dan yang mendapatkan BLT DD adalah para lansia dan orang-orang tua yang tidak mampu,” pungkasnya. (Ren)

 9,084 total views,  14 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!