UA-163642268-1

3 Kali Dalam Sebulan, Korban Meninggal Akibat Jebakan Tikus


ARYA-MEDIA | NGAWI – Hampir satu bulan, jebakan tikus beraliran listrik milik para petani di Kabupaten Ngawi Jawa Timur, memakan tiga korban dan meninggal dunia. Kejadian kali ini, menimpa korban bernama Suparji (55), warga Dusun Campur Asri 2, RT.02/RW.02, Desa Campur Asri, Kecamatan Karangjati, ditemukan kaku di sawah miliknya sendiri. Rabu (16/12/2020).

Bermula dari saksi Sukiran (44) warga sekitar, sekira pukul 24.00 WIB mengetahui korban pergi ke sawah. Selanjutnya, pada pukul 04.30 WIB, saksi lainnya bernama Kimin (60), mengetahui korban sudah tergeletak di pinggir sawah dalam keadaan meninggal dunia.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi Kimin menghubungi keluarganya dilanjutkan dengan mengevakuasi korban di bawa ke rumah duka. Sealnjutnya perangkat desa setempat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karangjati di wilayah hukum Polres Ngawi Jawa Timur.

Baca Juga :  Perkuat Silaturahmi, Kodim Bojonegoro Gelar Festival Pencak Silat Performance

IPTU Agus Andi A.P., S.H selaku Pimpinan Piket Reskrim Polsek Karangjat membenarkan bahwa, petugas telah melakukan indentifikasi di Tempat Kejadian Perkara(TKP), terkait orang meninggal karena tersengat aliran listrik dari jebakan tikus di sawah milik korban.

“Hasil pemeriksaan dari tim, terdapat luka bakar di jari tengah dan jari manis tangan bagian kanan, dan luka robek di siku kiri. Sedangkan barang bukti 9 buah patok, 1 buah kawat, dan 1 Unit Genset merk Super Matrix warna orange, serta 1 buah kabel telah diamankan untuk proses lebih lanjut,” jelas Iptu Agus Andi, Rabu (16/12).

Baca Juga :  Ngeri...!!! Kereta Api 86 SANCAKA Tabrakan Dengan Truk Trailler Di km. 215+800 paket JGMK-9

Sementara, dari pihak keluarga tidak menginginkan untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. “Pihak keluarga sanggup membuat surat pernyataan terkait masalah tersebut, dan menolak untuk dilakukan otopsi,” tutupnya. (Endik)

 1,173 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!