3 Pengedar Miras Berhasil Ditangkap, 2730 Liter Arjo Diamankan Polres Magetan


ARYA-MEDIA | Magetan – Tiga (3) orang pengedar miras ditangkap di ruas tol Ngawi – Madiun, tepatnya sebelum rest area KM-597.A, masuk Desa Sukowidi Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan. Penangkapan ketiga tersangka tersebut dilakukan pada Kamis 08 Oktober 2020.

Dari penangkap pelaku, petugas berhasil mengamankan 91 jerigen yang berisi munuman keras jenis arak jowo (arjo) sebanyak kurang lebih 2700 (dua ribu tujuh ratus) liter. Para pelaku tersebut merupakan warga asli Kabupaten Madiun ARS (28) yang berasal dari Desa Mojopurno, DIS (19) dari Desa Taman Kota, dan ESS (42) berasal dari Desa Klegen.

“Tiga pelaku tersebut membeli barang yang sudah terproduksi dari Jawa Tengah, dan dipasarkan di wilayah Madiun dan sekitarnya. Harga per jerigen berisi ±30 (tiga puluh) liter sebesar Rp. 385 ribu dengan total ± 2730 liter,” kata Kapolres Magetan, AKBP Ferto Ari Permana, dalam Pers Realis di Mapolres Magetan, Jumat (16/10/2020).

Dijelaskan Kapolres Magetan, para tersangka berangkat dari Madiun dengan menggunkan truk warna biru, dengan membawa 3 (tiga) buah jerigen yang berisi minuman keras arjo. Miras tersebut juga dibeli dari penjual yang sama di wilayah Kebonagung.

“Mereka membeli miras arjo dari Jawa Tengah dan dijual lagi ke Madiun dan sekitarnya. Jadi penjualnya pun sudah mengambil untung, mereka telah melakukan pengedaran tersebut dari bulan Januari dan melakukan setiap bulan sebanyak 4 kali,” Jelas Kapolres.

Sementara, pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti berupa 1 unit mobil barang dengan Nopol AE 8834 B, Tahun 2002 warna biru, beserta STNK dan buku KIR. Sedangkan sebanyak 91 buah jirigen berisi miras masing masing berisi kurang lebih 30 liter dengan total kurang lebih 2730 liter, juga diamankan Polres Magetan sebagai barang bukti.

“Atas perbuatannya mereka dijerat dengan pasal 204 ayat (1) KUHP dengan hukuman penjara selama lamanya 15 tahun,” pungkasnya. (RW/Ren)

 21,658 total views,  62 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!