UA-163642268-1

4 Tempat Strategis Nasional Diresmikan Bupati Ngawi Sebelum Pensiun


ARYA-MEDIA | NGAWI – Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperindagtaker) Kabupaten Ngawi Jawa Timur, meresmikan empat (4) tempat strategis Nasional, Pedagang Kaki Lima (PKL) “Trotoar Kartoyono”, Pasar Ayam Kopla’an, Pasar Watualang dan Ngawi Street Food.

Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut, dilaksanakan secara Virtual di Jalan Tengku Umar Ngawi, dengan menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat, Senin (15/02/2021).

Sebelum masa jabatanya purna, Bupati Ngawi, Budi Sulistyo, juga meresmikan langsung pembangunan strategis nasional dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi khususnya di Kabupaten Ngawi. Salah satunya yaitu Proyek Trotoar Kartoyono yang sebagian orang Ngawi menyebut Malioboronya Ngawi dan viral di beberapa media sosial (Medsos).

Baca Juga :  Sudah Disepakati, DPRD Magetan Tanyakan Perda Retribusi Kebun Refugia dan Taman Buah

” Tempat selfi di trotoar Kartoyono sudah dipersiapkan beberapa titik lokasi PKL yang akan menjajakan produk unggulan kas Ngawi. “Namun, karena saat ini masih kondisi pandemi Covid -19, sementara harus tutup,” kata Bupati Ngawi, Senin (15/2).

Dijelaskan Budi Sulistyo, pembangunan strategis nasional seperti Pasar Ayam Kopla’an, merupakan Pasar legendaris yang berada di posisi strategis antara segetiga benteng pendem. Sedangkan Pasar besar Ngawi dan Bengawan Solo, merupakan pasar perdangangan ungas di Kabupaten Ngawi, akan menjadi prioritas Pemkab Ngawi kedepan.

Baca Juga :  Bersih Desa Ngelang Kecamatan Kartoharjo, Sinau Bareng Bersama Cak Nun Dan Kyai Kanjeng

“Untuk pasar unggas, kedepan bakal dilakukan penataan dan revitalisasi kembali, sehingga memenuhi standart Pasar Ungas yang lebih representatif,” jelasnya.

Sementara itu, Pasar Watualang Ngawi, yang merupakan pasar templek di perempatan Watualang, bakal dilakukan pembenahan agar lebih representatif dan memenuhi standart pasar tradisional. “Agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tidak hanya warga watualang tetapi warga Kecamatan Pitu dan lainnya,” papar Budi Sulistyo, atau dikenala dengan sebutan Kanang, (15/2).

Baca Juga :  Gebyar Labuhan Sarangan : Lestarikan Budaya Larung Tumpeng Gono Bahu Sebagai Promosi Wisata

Demikian juga Ngawi Street Food yang merupakan Prototype Central Kuliner, yang menjajakan aneka makanan dan minuman komplit, memiliki nuansa bersih, nyaman, dengan parkir yang luas.

“Pusat kuliner itu yang perlu terus ditingkatkan, baik cita rasa maupun penyajiannya. Supaya bisa menjadi produk makanan minuman unggulan Kabupaten Ngawi,” tutup Bupati Ngawi. (Endik/Redk)

 849 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!