45 Desa Krisis Air Bersih, BPBD Tanggap Bencana Kekeringan Langka


ARYA-MEDIA, Ngawi – Bencana kekeringan, sedang melanda wilayah Kabupaten Ngawi. Akibatnya, sebanyak 45 Desa yang terbagi di 10 Kecamatan, mengalami kekurangan pasokan air bersih. Menanggapi hal itu, Pemerintah Propinsi Jawa Timur dan Pemkab Ngawi, mulai mendistribusikan bantuan air bersih ke desa-desa yang rawan kekeringan di wilayah tersebut, Kamis (5/9/2019).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, Prila Yuda Putra menuturkan, jumlah desa yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih tahun ini, kurang lebih sama dengan tahun lalu. “Berdasarkan pendataan kami, jumlah desa yang mengalami kekeringan sebanyak 45 Desa,” ujarnya.

Disisi lain, Kasi Kedarurata dan Logistik BPBD Kabupaten Ngawi, Alfian W Y mengatakan, 45 Desa yang terdanpak kekeringan terbagi di 10 Kecamatan Kabupaten Ngawi. “Krisis air bersih pada kemarau kali ini, berdampak pada 45 Desa yang tersebar di 10 Kecamatan,” terangnya.

Sementara itu, Bege berasal dari BPBD Pemprov Jatim, yang didamping Kepala BPBD Ngawi, langsung datang ke tempat pendistribusian bantuan air bersih ke desa-desa yang dilanda kekeringan. “Jenis kekeringan yang terjadi di Ngawi kali ini, terjadi karena kemarau panjang, sehingga mengakibatkan kelangkaan sumber air bersih (kekeringan kritis). Saya berharap, bantuan ini di gunakan untuk keperluan sehari-hari, dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya, (5/9)..

Selain itu, kekeringan kritis terjadi karena pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang per hari. Sedangkan, jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan ketersediaan air bersih sejauh 3 kilometer bahkan lebih.

“Yang dimaksud dengan kering langka (kering kritis) adalah kebutuhan air di dusun itu di bawah 10 liter per orang, per hari. Dan jarak tempuh dari rumah warga ke sumber mata air terdekat, sekitar 0,5 kilometer hingga 3 kilometer,” pungkas BPBD Pemprov Jatim. (endik)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *