UA-163642268-1

7 PMI Asal Magetan Telah Tiba di Kampung Halaman, Pemkab Magetan Perketat Penyambutan


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, kepulangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Magetan, Pemerintah bakal memperketat penyambutan dengan ‘Screening Covid’ bagi para penyumbang devisa yang merantau ke luar negeri.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, dari total 755 PMI warga Magetan yang habis masa kontrak dan direncanakan pulang ke kampung halaman, ternyata ada beberapa PMI sebanyak 7 orang yang sudah sampai di rumah masing-masing.

“Iya, yang bersangkutan 5 orang dinyatakan negatif, sedangkan 2 orang lainnya hasilnya belum keluar dan sedang isolasi mandiri di rumah masing-masing,” kata Bupati Magetan Suprawoto, usai melakukan rapat koordinasi, bersama pihak kecamatan dan pemerintah desa, di Pendopo Surya Graha, Rabu (28/4/2021).

Baca Juga :  Desa Bolo : Selamat HUT Kemerdekaan RI ke-75

Dijelaskan Suprawoto, Pemkab Magetan melakukan pengetatan, setelah mendapat informasi dari wakil rektor Unair saat zoom metting bersama Pemprov Jatim Selasa (27/4) kemarin, bahwa virus corona sudah bermutasi dan bukan dari Wuhan lagi.

“Asalkan kita melakukan prokes dengan baik dan benar, saya yakin virus itu akan bisa terhindari,” ungkap Bupati Magetan.

Baca Juga :  21 Orang Dinyatakan Reaktif Hasil Pemeriksaan di Pos Penyekatan, Kapolda Jatim : "Tetap Waspada"

Sementara itu, dari 14.000 PMI yang tersebar di wilayah Jawa Timur, sebanyak 755 orang merupakan warga Kabupaten Magetan yang tersebar di setiap kecamatan.

“Jadi, sebelum masuk Magetan, di tingkat Provinsi mereka (PMI red) kalo positif Covid-19, akan dirawat di Rumah Sakit rujukan Provinsi. Tapi yang negatif, bisa langsung pulang dan menjadi tanggung jawab kabupaten masing-masing,” jelas Suprawoto, Rabu (28/4).

Baca Juga :  Posko Adalah Pencatat Perkembangan Pekerjaan dan Kegiatan TMMD 102

Sebagai informasi, sebanyak 3000 PMI warga Kabupaten Magetan, diperkirakan bakal balik ke Indonesia sebanyak 755 orang, karena masa kontrak kerja telah habis. Para pekerja migran tersebut, sudah dilakukan swab test yang pertama saat berangkat dari luar negeri. Selanjutnya, ketika masuk bandara di Indonesia, para PMI dilakukan swab kedua untuk memastikan apakah yang bersangkutan telah terbebas dari Covid-19.

“Bagi PMI yang sudah pulang, nanti langsung didatangi petugas dari kecamatan untuk pendataan. Selanjutnya mereka melakukan isolasi mandiri, sembari menunggu hasil Swab ketiga dari Pemkab Magetan,” pungkasnya. (Ren)

 584 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!