Akhirnya, Pemkot Blitar Cabut Izin dan Segel Karaoke Maxi Brillian


ARYA-MEDIA, Kota Blitar – Pemerintah Kota Blitar akhirnya mencabut izin karaoke dan resto Maxi Brillian. Usai memutuskan mencabut izin, Pemkot Blitar melalui Satpol PP langsung menyegel tempat karaoke di Jalan Semeru Barat Kota Blitar yang sempat digerebek Polda Jatim atas dugaan menyediakan tarian striptis. Segel dipasang di dua titik, diantaranya di pintu utama sebelah Timur dan pos penjagaan Maxi Brillian.

Plt Kasatpol PP Kota Blitar, Juari saat memimpin penyegelan Maxi Brillian mengatakan, penyegelan dilakukan, Jumat (21/12/2018) sore, usai Pemkot menggelar rapat internal. Dalam rapat internal tersebut, Pemkot memutuskan mencabut izin Maxi Brillian karena dianggap melanggar Perda Nomer 1 tahun 2017 tentang ketertiban dan ketentraman umum.

Baca Juga :  Tes Garjas : Samapta Periodik II Kodim 0804/Magetan Tahun 2018

“Ini adalah tindak lanjut kami sebagai penegak Perda. Sebagaimana diketahui penyidik Polda telah menemukan kegiatan asusila di salah satu room karaoke Maxi Brillian. Sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Terbukti ada sejumlah aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat,” kata Juari Jumat (21/12).

Lebih lanjut Juari menjelaskan, salah satu yang menjadi pertimbangan Pemkot Blitar mencabut izin Maxi Brillian adalah surat rekomendasi dari DPRD Kota Blitar.

Baca Juga :  Kapolres Bersama Dandim 0816 Sidoarjo Gelar FGD Terhadap Anak Pelaku Bom Bunuh Diri

“Secara resmi surat rekomendasi teraebut telah diterima Pemkot Blitar yang ditindak lanjuti dengan menggelar rapat internal hingga ada putusan ini (pencabutan izin),” tandas Juari.

Juari menambahkan, selain mencabut izin, dari keputusan Wakil Wali Kota Blitar melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Pemkot Blitar juga mengeluarkan keputusan untuk mencabut SIUP dan menghapus daftar perusahaan karaoke Maxi Brillian.

Baca Juga :  Kilah PT. Maju Mapan Pradana, Kelabui Ribuan Membernya

“Melalui Dinas Penanaman Modal Dan Perizinan Terpadu Satu Pintu SIUPnya dicabut dan daftar perusahaanya dihapus,” ujarnya.

Sementara Heru Sugeng Priyono pemilik Maxi Brillian mengaku pasrah dengan penyegelan dan pencabutan izin yang dilakukan Pemkot Blitar. “Kami pasrah atas keputusan Pemkot Blitar,” terangnya. (FJR-AT)

 466 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!