Akibat Depresi, Warga Ngawi Nekat Gantung Diri di Dapur Rumahnya


ARYA-MEDIA, Ngawi – Diduga akibat depresi dan mempunyai penyakit yang tidak kunjung sembuh, Qomari Asnawi (67) Ngawi, alamat Dusun Bendo RT02/RW11 Desa Tempuran Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, nekat gantung diri di dapur rumah sendirian. Senin (27/01/2020)

Menurut ketetangan saksi, korban diketahui oleh Siti Aisah (50) saat hendak mengantar nomor telepon anak korban yang bekerja ditangerang. Pada saat melewati dapur rumah korban, melihat Qomari (korban) sudah tergantung di polangan rumah korban bagian dapur. Kemudian Saksi berteriak memanggil Sumiyem (57) istri korban, dan Waluyo Nurhadi (21) anak korban.

“Saksi melihat korban sudah tergantung di palongan dapur. Kemudian saksi memanggil anak korban, selanjutnya dilaporkan anak korban kepada Rohib ketua RT setempat dan diteruskan melapor ke Polsek Paron,” kata AKP Widodo, Kapolsek Paron, Senin (27/01).

Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Paron yang dipimpin dr. Liem Hong Bing, terdapat bekas tali pada leher korban dan menyatakan korban meninggal karena murni gantung diri.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, korban meninggal akibat gantung diri. Dan pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” jelasnya.

Diketahui bahwa, pihak keluarga membenarkan bahwa korban mempunyai riwayat penyakit nafas (asma) yang sering kambuh. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan sebagaimana mestinya. (Endik)

 763 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!