Anggarkan 100 Juta, Disparbud Relokasi Kantor Budaya Ke Distrik Maospati


Lokasi Distrik Maospati, Kantor UPT Dinas Pendidikan, Yang Akan Digunakan Kantor Bidang Kebudayaan Disparpora.

ARYA-MEDIA, Magetan – Sesuai arahan Bupati Magetan Suprawoto, bahwa telah menginstruksikan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Magetan, agar bidang pariwisata dan kebudayaan untuk bergeser tempat.

Hal ini, sudah dilakukan oleh pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kab. Magetan, untuk lebih konsentrasi dalam mengatasi dan mengelola wisata dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Magetan.

“Sesuai arahan Pak Bupati, beberapa staff dan kepala bidang untuk berpindah tempat, segera kami lakukan bahkan ada yang sudah pindah”, kata Bambang Setiawan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Magetan, Selasa (8/1/2019).

Baca Juga :  Sidang Paripurna : LPJ Pelaksanaan APBD Magetan 2019, Sumbang SILPA 238 Miliar
Bambang Setyawan, Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan, Kab. Magetan.

Bambang menjelaskan, berpindahnya kantor sub bidang kebudayaan, rencananya dilakukan hari Jum’at, 11 Januari 2019. Yang bertempat di wilayah Distrik Maospati, Kecamatan Maospati, Magetan. “Boyongannya sudah dimulai mas. Terkait acaranya dibuat sederhana saja, hanya selamatan kecil-kecilan. Sedangkan kantor yang ditempatinya adalah bekas gedung milik UPTD pendidikan”, terangnya.

Baca Juga :  Warga Geruduk Kantor Desa, Minta Kejelasan Terkait DD

Sedangkan untuk pariwisata, lanjut Bambang, sudah berpindah ke daerah Sarangan, Kec. Plaosan, Magetan. “Upaya ini hanya untuk lebih memfokuskan saja, agar Pemkab khususnya bidang pariwisata lebih mendalami kondisi wisata yang di Sarangan. Sedangkan yang di Distrik juga sama, untuk lebih melestarikan budaya-budaya yang ada di Maospati. Khan disana dulu banyak peninggalan sejarah dan budayanya”, jelas kepala Dispora Magetan (8/1).

Baca Juga :  Sudah Diteriaki Warga, 2 Orang Asal Sragen Tertabrak Kereta Api

Disisi lain, uapaya pindah tempat yang dilakukan Dispora Magetan, Bambang merencanakan anggaran sebesar Rp. 100 juta untuk rehabilitasi sarana dan prsarana yang ada di Distrik Maospati.

“Ini masih dianggarkan 100 juta mas, untuk kebutuhan rehabilitasi kantor kebudayaan tersebut”, pungkasnya. (ren)

 4,407 total views,  57 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!