Antisipasi Bencana, BPBD Magetan Terima SK Bupati ‘Status Siaga Darurat Bencana’


Surat SK Bupati Magetan, Yang Diterima BPBD Kabupaten Magetan.

ARYA-MEDIA, Magetan – Itensitas musim peghujan di wilayah Kabupaten Magetan, tidak bisa diprediksi kapan bencana bisa datang sewaktu-waktu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana.

Hal tersebut ditanggapi oleh Ari Budi Santosa, SH. MM, selaku Plt Kepala BPBD Kab. Magetan menghimbau kepada masyarakat harus tetap waspada terhadap bahaya tanah longsor, dan banjir, terutama pada saat musim penghujan seperti sekarang. “Karena ini memasuki musim penghujan, kita harus tetap waspada akan bahaya tanah longsor dan banjir. Karena bencana bisa datang kapan saja”, katanya.

Menurut data prakiraan cuaca pada bulan Desember kedepan, wilayah Kabupaten Magetan sudah mulai memasuki musim hujan dengan potensi hujan ringan hingga lebat dan disertai angin kencang.

Baca Juga :  Krisis Air Bersih Masih Melanda Beberapa Desa Di Magetan
Ari Budi Santosa, SH. MM, Selaku Plt Kepala BPBD kabupaten Magetan.

“Menurut data dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas 1 Juanda-Surabya, bahwa Kabupaten Magetan berpotensi hujan ringan dan lebat, yang disertai angin kencang. Maka dari itu kita harus tetap waspada”, ungkapnya.

Menghadapi darurat bencana tersebut, lanjut Ari Budi Santosa, Bupati Magetan telah menerbitkan SK Bupati Magetan nomor : 118/244/kept./403.013/2018 tentang status siaga banjir, longsor dan angin kencang untuk wilayah Kabupaten Magetan, selama 90 hari, terhitung mulai tanggal 30 November 2018 sampai dengan 27 Februari 2019.

Baca Juga :  Pasar Wit-Witan Alasmalang Banyuwangi, Dikunjungi Bule Karena Penasaran

“Iya benar mas, Bupati sudah mengeluarkan SK, terkait status siaga bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang, selama 90 hari kedepan”, tuturnya kepada Arya-Media (6/12)

Dijelaskan oleh Ari, bahwa pada bulan januari 2019 telah memasuki puncak musim hujan yang berpotensi adanya hujan sangat lebat yang disertai angin kencang yang dapat mengakibatkan banjir dan tanah longsor. BPBD Kabupaten Magetan juga mendirikan Pos Lapangan di Kecamatan Poncol, tepatnya dilapangan Desa Alastuwo, Poncol. Tujuannya sebagai  pendukung Penanganan Darurat Bencana.

Baca Juga :  Waspada, Bahaya Virus Difteri Serang Kabupaten Madiun

“Kami juga mendirikan Posko BPBD di Poncol, kami pusatkan ditengah-tengah daerah rawan bencana, agar lebih mudah untuk memantau wilayah disekitaran Kecamatan Plosan dan Parang”, jelasnya.

“Petugas BPBD akan terus berkeliling guna memantau dalam mengantisipasi bencana. Adapum wilayah yang rawan longsor adalah Kecamatan Plaosan, Panekan, Sidorejo, dan Parang”, pungkasnya. (redk)

 2,006 total views,  3 views today


error: Content is protected !!