UA-163642268-1

Antisipasi Kasus Covid-19 dan Pengendalian Epidemi, Pemkab Magetan Evaluasi PPKM Darurat Berkala


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Evaluasi Pembwrlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali sejak tanggal 3-20 Juli 2021 mendatang, diperlukan pembatasan ekstra ketat untuk menangani dalam mengendalikan penyebaran Covid-19.

Bertempat di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan Jawa Timur, masih terus melakukan evaluasi secara berkala besama Camat se-Kabupaten Magetan. Apalagi Magetan memasuki level 3 dalam kasus penyebaran Covid-19. Jumat (09/07/2021) siang.

Sesuai Epidemiolog dari Dinas Kesehatan Magetan, Bupati Suprawoto menyampaikan, bahwa posisi level 3 Kabupaten Magetan saat ini, memerlukan pembatasan yang lebih ketat untuk mengantisipasi penularan kasus covid-19, dalam memastikan pengendalian epidemi.

Baca Juga :  E-Votting, Satu Langkah Menuju Magetan Terdepan

“Semua individu harus mengurangi kontak sosial mereka, beberapa kegiatan perlu ditutup sementara dengan pengecualian pada layanan-layanan esensial,” jelas Suprawoto, atau dikenal dengan sebutan Kang Woto, Jumat (09/07).

Wakapolres Magetan Kompol Suhono yang mewakili Polres Magetan berharap, adanya 4.678 Posko PPKM Mikro yang telah tersebar sesuai dengan zonasi di wilayah Kabupaten Magetan mampu mengendalikan penyebaran covid-19. Ia menyebut akan melakukan sosialisasi dan penertiban pelanggar prokes di masyarakat.

Baca Juga :  Respon Cepat Bupati Magetan Pakai ADM, Mendagri Beri Bantuan Mobil Damkar

“Berkaitan dengan penutupan jalur selama PPKM Darurat kondisi perekonomian masih stabil. Dikarenakan pembatasan dan pengetatan tersebut menyesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan perekonomian,” jelas Suhono.

Sementara itu, Dandim Magetan, Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo, mengungkapkan bahwa, berkaitan dengan kegiatan hajatan hanya boleh dihadiri maksimal 30 orang. “Marilah kita saling bersinergi dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini”, tegasnya.

Baca Juga :  Faorkopimda Jawa Timur Jalani Vaksinasi Kedua

Di tempat yang sama, Kajari Magdtan menyebut, kunci keberhasilan pelaksanaan PPKM Darurat yaitu sinergitas, sosialisasi, pengawasan dan penindakan,” pungkasnya. (Redk/Hms)

 262 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!