UA-163642268-1

APES…. Warga Desa Teguhan Meninggal Saat Perbaiki Pompa Air


ARYA-MEDIA, Ngawi – Terjadi lagi, peristiwa orang meninggal akibat tersengat listrik di wilayah Ngawi, karena kelalaiannya dalam memperbaiki mesin pompa air di dalam sumur tanah sedalam kurang lebih 8 meter. Hal ini, menimpa Khoirul Roziqin (36) warga Dusun Sulursewu, Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Ngawi dinyatakan meninggal dunia akibat tersengat listrik, Senin (17/6/2018).

Sebelumnya, sekira pukul 07.30 Wib, korban sedang memperbaiki pompa air miliknya yang berada dibelakang rumah. Saat itu, korban dibantu Abdul Murtono (saksi 1) yang tidak lain adalah ayah kandung korban.

Awalnya korban masuk kedalam sumur kemudian melepas pompa air dan mengangkatnya untuk diperbaiki kerusakannya di rumah Sanuji selaku (saksi 2). Usai dibetulkan, sekira pukul 12.30 Wib, Khoirul (korban) masuk kedalam sumur kembali berniat untuk memasang pompa yang sudah dibetulkan sebelumnya.

Baca Juga :  Roadshow ‘Agung Santoso’ Seri VI, Pembentukan dan Konsolidasi MOI Jawa Timur
Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) Korban Khoirul RoziqinTersengat Listrik.

Nahas, sesaat kemudian korban berteriak dan terdengar jatuh ke dasar sumur. Mendengar hal itu, bapak korban langsung menarik kabel dari atas sumur kemudian meminta pertolongan warga sekitar.

“Saya mendengar korban berteriak “ADUH” dan terdengan suara benda jatuh ke dalam air sumur,” kata Bapak korban, Abdul Maroto, (17/6).

Baca Juga :  Sambang Desa Kedua : Bupati Minta Masyarakat Agar Paham “Ambeg Parama Arta”

Sedangkan Supriyono, Kepala Desa Teguhan, Kec. Paron, Kab. Ngawi, menjelaskan, saat melakukan evakuasi tubuh korban bersama warga sekitar, kondisinya sudah dalam keadaan meninggal. “Sekitar setengah jam proses evakuasinya, dan setelah nyampai diatas korban Khoirul sudah meninggal. Dan kami pun menghubungi pihak kepolisian dan tim medis,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Paron AKP Widodo menerangkan, hasil pemeriksaan medis maupun olah TKP korban meninggal akibat sengatan listrik. “Setelah dilakukan pemeriksaan, keluarga korban menerima sebagai musibah. Selanjutnya jenasah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkapnya. (ren)

 2,031 total views,  4 views today

Baca Juga :  Ketua DPR RI : Pemerintah Harus Konsisten dan Adil Terkait Larangan Mudik


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!