UA-163642268-1

Arosbaya dan Geger Zona Hitam, Forkopimda Bangkalan Gencarkan Sosialisasi


ARYA_MEDIA | BANGKALAN – Status wilayah Arosbaya dan Geger Kabupaten Bangkalan Madura sebagai zona hitam, membuat jajaran Forkopimda Bangkalan melakukan siaga 1, dengan memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat luas di wilayah tersebut.

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto, S.I.K., bersama Bupati Bangkalan Raden Abdul Latif Amin Imron dan Dandim 0829 Letkol Kav Ari Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos., memberikan himbauan langsung kepada masyarakat di salah satu zona hitam dengan angka pasien terkonfirmasi positif yang cukup tinggi, Kamis (10/06/2021).

Dengan menggunakan mobil double cabin Kepolisian, Kapolres, Dandim dan Bupati Bangkalan mengelilingi kecamatan Arosbaya dan Geger untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan tetap berada di dalam rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak

Baca Juga :  Asah Kemampuan Anggota TNI, Kodim Magetan Gelar Latbak Jatri Triwulan Empat

Tak hanya nitu saja, Bupati Bangkalan juga menggunakan bahasa lokal yakni Bahasa Madura agar masyarakat benar benar mengerti dan paham akan bahaya pandemic virus corona.

“Himbauan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali masyarakat luas betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan 5M, dan kami memberikan himbauan menggunakan kearifan local, agar masyarakat benar benar paham dan mengerti akan bahaya pandemi corona,” jelas Kapolres, Kamis (10/06).

Baca Juga :  Magetan Bakal Kembangkan 2 Puskesmas Dengan Fasilitas Rumkit

Selain itu, Didik Hariyanto berharap, bahwa pandemi  virus corona di Bangkalan maupun di seluruh wilayah Indonesia dapat segera berakhir. “Tentu, ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk saling menjaga diri satu sama lain. Lebih baik di rumah saja apabila tidak ada kepentingan yang mendesak,” tutup perwira asal Bojonegoro ini. (Redk)

 438 total views,  6 views today

Baca Juga :  Tanggapan Pemkot Blitar Terhadap Karaoke Yang Sajikan Penari Striptis


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!