ASN Kena OTT : Pelaku Pungli Di Pasar Hewan Ngawi, Segera Disidang


ARYA-MEDIA, Ngawi – Kasus dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial NL (42), selaku bendahara UPT Pasar Hewan di lingkup Dinas Perindustrian Perdaganagan Dan Tenaga Kerja (Disperindagtaker) Kab. Ngawi, akhirnya ditahan aparat Kepolisian Polres Ngawi.

Tersangka NL, terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 10 Februari 2017 lalu, karena diduga melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan menggelapkan uang kas daerah melalui retribusi karcis di pasar hewan Ngawi, tepatnya di Desa Kartoharjo, Kec/Kab Ngawi.

Baca Juga :  Terbaik ke-2 di Jawa Timur, Bupati Magetan Terima Penghargaan KBK 'Teknik Bintang'

“Pemeriksaan yang dilakukan unit Tipikor Polres Ngawi sudah lengkap atau P-21. Kasus tersebut segera kita limpahkan ke JPU Kejari Ngawi untuk segera disidangkan,” kata Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Senin (28/1/2019).

Kapolres juga menjelaskan, bahwa sejak Januari hingga Februari 2017, terasangka NL dengan dibantu juru pungutnya, melakukan penarikan restribusi di pasar hewan. Namun hasil penarikan itu, sebagaian tidak dimasukan ke laporan pemungutan dan penyetoran.

Baca Juga :  SEGERA...!!! Dewan Pers Akan Dipanggil Polisi

“Penarikan retribusi karcis oleh juru pungutnya sebagian tidak disetorkan ke Kas Daerah. Modusnya adalah, yang memakai karcis uangnya disetorkan, sedangkan yang tidak memakai karcis uangnya masuk ke kantong pribadi”, terangnya kepada awak media.

Akibat perbuatan tersangka, telah mengakibatkan kerugian Negara sekitar Rp 4,8 juta. Mendasar dugaan pungli, NL dijerat dengan Pasal 374 Jo Pasal 64 KUHP.

“Tersangka kita jerat dengan pasal pungutan liar. Kami sudah menyerahkan berkas dan tersangka pada kejaksaan”, tutup Kapolres. (ren/redk)

 1,214 total views,  17 views today

Baca Juga :  Akhirnya, Pemkot Blitar Cabut Izin dan Segel Karaoke Maxi Brillian


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!