UA-163642268-1

Audiensi Program Argosolution Pupuk Kaltim, Ada Penjamin Harga Jual Bagi Petani


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Argosolution dRi PT Pupuk Kaltim, melakukan audiensi dengan Bupati Magetan Suprawoto, untuk pengenalan pupuk non subsidi yang dapat menunjang hasil panen. Acara tersebut diselenggarakan di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha (PSG) Magetan, Selasa (06/04/2021).

Argosolution merupakan inovasi pupuk Kaltim dalam peningkatan produktivitas bidang pertanian. Pihaknya juga mengenalkan lebih dalam tetang pupuk non subsidi tersebut.

Rencananya, Agrosolution Pupuk Kaltim akan merealisasikan pada bulan April pada musim tanam dengan luas 100 hektar, dengan target 5 kecamatan di Kabupaten Magetan.

Baca Juga :  Lomba Gerak Jalan Kreasi Kecamatan Karangrejo, Mewarnai Perayaan HUT RI Ke-73

Manager PT pupuk kaltim, Supriyadi menjelaskan, bahwa pupuk yang berimbang komposisinya dari pupuk organik 500, NPK atau pupuk cair 300 dan uraiannya 200 disamping pengolahan tanah yang benar dan di tahakan pupuk hayati.

“Jika nanti tanah itu ditambahkan pupuk hayati, maka tanah akan menjadi gembur, tentunya tanaman akan semakin membaik. Dengan harga sekitar 5 jutaan saja, hasilnya dapat meningkatkan hasil panen”. Kata Supriyadi, Selasa (6/4).

Baca Juga :  Lambatnya Pencairan ADD, Terhalang Administrasi Desa Kurang Lengkap

Sementara itu, Bupati Suprawoto menyampaikan hasil uraian dari PT Pupuk Kaltim menyebutkan bahwa, dengan menggunakan pupuk non subsidi tersebut, hasilnya bisa memuaskan, dengan skema rata-rata per hektar mencapai 8 ton, dan sudah ada penjamin harga jualnya.

“Dengan adanya penjamin harga, petani tidak merasa dirugikan. Karena ketika panennya melimpah dan hargannya menurun, sudah ada penjamin harganya. Sehingga para petani tidak khawatir,” jelas Bupati Suprawoto, Selasa (6/4).

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah mengungkapkan, karena pupuk non subsidi tersebut diperjual belikan dengan bebas, maka para petani harus lebih cermat dalam melihat keasliannya.

Baca Juga :  Dampak Tol Pas-Pro : Warga Jorongan Probolinggo Siap Aksi Turun Jalan

“Biasanya para petani hanya mengecek luarnya saja, akan tetapi harus dicermati dalamnya juga, dan kami beserta para petugas akan selalu mendampingi. Kami berharap, setelah ini penyaluran pupuk non subsidi ini bisa lancar,” tutup Kepala Dinas TPHPKP Magetan. (Rwy/Ren)

 772 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!