Bagi Pengedar Maupun Pengguna Petasan Bisa Dihukum 12 Tahun Penjara


ARYA-MEDIA, Jombang – Upaya menekan segala bentuk peredaran Petasan di wilayah hukum Polres Jombang, AKP Bambang SB SH, Kapolsek Diwek pasang baner bertuliskan “Himbauan Kamtibmas Larangan Memproduksi, Menyimpan, Mengedarkan, dan Menyulut Petasan. Karena Melanggar Undang Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Hukuman 12 tahun Penjara”. Selasa (22/5/2018).

AKP Bambang SB SH ketika dikonfirmasi membeberkan, banner tersebut disebar di beberapa tempat potensi sulut Petasan di wilayah Kota santri ini, berada di 5 titik rawan petasan. 4 baner diantaranya dipasang di Desa Keras, dan satu lagi dipasang di Desa Ngudirejo, Kabupaten Jombang.

Baca Juga :  Diduga Kelelahan, Warga Jawa Tengah Meninggal di Depan Swalayan

“Ada sekitar 5 lembar spanduk, yang bertuliskan himbauan bahaya Petasan dan hukuman 12 tahun penjara dipasang di titik potensi pengguna dan penyulut petasan”, terangnya.

Kapolsek Diwek berharap, dengan cara tersebut diharapakan kinerja anggota khususnya Polsek Diwek, Polres Jombang, lebih maksimal, sebab dengan adanya ajakan dan himbauan dalam banner itu, warga bisa bersinergi dan bekerjasama dalam memerangi segala bentuk penggunaan Petasan. sehingga dapat mempersempit ruang gerak pengedar maupun penyuplai dan juga pemakai petasan tersebut, khususnya di Desa Keras Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.

Baca Juga :  AHY Sambangi Petani Dan Nelayan Di Jawa Timur

“Kami menghimbau kepada masyarakat, kalau menemukan pengedar petasan atau pemakai maka bisa langsung melaporkan ke Polsek terdekat,” pungkas Akp. Bambang (wisa/ops/redk)

 943 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!