Bakesbangpol Bersam Kodim Pacitan Gelar Pelatihan Kader Bela Negara


ARYA-MEDIA, Pacitan – Dalam rangka memantapkan serta menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme kepada seluruh warga negara Indonesia, Perlu ada kader-kader yang benar-benar mampu mempertahankan NKRI ini. Maka dari itu, Bakesbangpol Kabupaten Pacitan bersama Kodim 0801/Pacitan mengelar Pelatihan Kader Bela Negara di Makodim setempat diikuti oleh 50 peserta. Rabu (5/12/2018)

Sebagai narasumber, Dandim Pacitan Letkol. Kav. Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang, Kepala Bakesbangpol Drs. Suhariyanto MM, Kasi Pidum kejaksaan Negeri Luckas Rohman, Kasat Intelkam Iptu Sumarjan, dan Pelda Purwo Bati Ops Kodim Pacitan yang memberikan materi PBB (Peraturan Baris Berbaris).

Kepala Bakesbangpol Pacitan Drs. Suhariyanto MM mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta kader bela negara di makodim Pacitan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa patriotisme dan bela negara pada generasi muda. Kenapa generasi muda karena nantinya para pemudalah yang akan melanjutkan perjuangan dan memimpin negara kita”, jelas mantan Kadis Dukcapil pada sambutannya.

Baca Juga :  Komplotan Pembobol Minimarket Asal Luar Daerah Berhasil Diamankan Polres Ngawi

Sementara Dandim Pacitan Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang mengatakan, Saat ini negara-negara lain sudah mulai mengancam kedaulatan NKRI dan merongrong apa yang kita punya dengan berbagai cara salah satunya dengan merusak dan mengambil sumberdaya dan energi, dengan menghancurkan Demokrasinya.

“Negara maju menggunakan Demokratisasi untuk memaksakan kepentingannya, Dengan Ilmu pengetahuan dan teknologi melalui senjata pemusnah masal. Dengan Kejahatan lintas Negara, salah satunya dengan peredaran psikotropika terutama narkoba dan sasarannya generasi muda. Karena saat ini Indonesia sudah menjadi pasar peredaran Narkoba,” jelas Alumni Akademi Militer tahun 1999 tersebut.

Baca Juga :  PARAH....!!! Warga Desa Kebaran Diserbu Ribuan Lalat Menjijikan

Lebih lanjut Dandim, Krisis pengungsi Dunia merupakan salah satu yang perlu di waspadai, saat ini Indonesia menjadi tujuan pengungsi dunia karena negara maju seperti Amerika dan Australia sudah membatasi para pencari suaka, serta yang harus di antisipasi adalah konflik wilayah laut.

“Kalau ingin negara kita tetap bersatu, kita sebagai generasi muda harus mempunyai jiwa nasionalis dan tetap berfikir dan berprinsip. Apapun yang terjadi dan sampai kapan pun Indonesia adalah Negara saya”, ujarnya.

Sebagai bangsa yang besar kita jangan mau di rongrong dan di adudomba oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan kedaulatan NKRI. Ingat 10 atau 20 tahun kedepan kalian lah yang akan memimpin dan memberi warna pada bangsa ini,” tegasnya.

Sementara Kasat Intelkan Polres Pacitan Iptu Sumarjan mengatakan, Kita sebagai generasi muda harus mampu meneruskan semangat dan perjuangan para pahlawan-pahlawan pendahulu kita, mereka mampu melampaui tantangan dizamannya, walaupun saat itu pendahulu kita tanpa di lengkapi dengan tehnologi yang canggih seperti saat ini.

Baca Juga :  Penutupan Siswa Seniman Dalam Rangka Peningkatan Seni Dan Budaya

“Jangan takut untuk mencoba dan bereksperimen, tetapi bagaimana kita memperbaiki kesalahan untuk kebaikan dimasa depan. Tanpa salah kita tidak akan pernah tau menjadi benar, tantangan generasi saat ini lebih berat dari generasi yang lalu. Jangan anggap remeh dirimu lakukan terbaik, kalau anak muda tidak punya tantangan dan idealisme, maka Indonesia dan Pacitan akan seperti ini saja, Kebudayaan akan punah karena para pemudanya tidak mampu menjawab tantangan yang ada,” tandasnya. (swr0801)

 655 total views,  17 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!