UA-163642268-1

Banjir Bandang Melanda NTT, Polri Kerahkan Bantuan Dapur Umum, Logistik, Kapal hingga Perahu Karet


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Bencana banjir bandang yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4) kemarin, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), bergerak cepat membantu penanganan korban banjir.

Cepat tanggap Polri melalui Polda NTT, telah mendistribusikan bantuan seperti mobil dapur umum, kapal hingga perahu karet, sejak Minggu (4/4) kemarin untuk meringankan beban masyarakat.

“Jajaran Polda NTT sudah memberangkatkan enam kapal dan lima perahu karet. Sementara Polres jajaran sebanyak 10 kapal dan delapan perahu karet,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, dalam Pers Tealisnya, pada Senin (5/4/2021).

Baca Juga :  7 Pemuda Sedang Mabuk Digelandang Polisi Saat Patroli Rutin

Selain itu, beberapa Satuan Brimob dari Polda Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Bali dan NTB, juga telah siap mengirimkan kendaraan SAR, yang didalamnya terdiri dari mobil yang bisa digunakan sebagai dapur lapangan.

“Ditpolair Baharkam Mabes juga menyiagakan satu Kapal Bharata di Labuhan Bajo dan satu unit pesawat Casa standby di Kupang,” terang Argo.

Baca Juga :  Ramah Kaum Disabilitas, Pelayanan Publik Polda Jatim Dilengkapi Sarpras Khusus

Dijelaskan Argo, bantuan lainnya juga turut diberikan seperti 100 selimut, 100 sarung, 100 matras alas tidur, 100 handuk, 200 dus susu kotak, 200 dus mie sedap, 30 dus kopi dan puluhan dus peralatan mandi telah siap didistribusikan.

“Kami sudah koordinasi dengan para Kapolda untuk langsung mengirimkan bantuan ke NTT,” jelasnya, (5/4).

Sebagai informasi, dampak banjir bandang yang terjadi di NTT, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia mencapai 68 orang dari sejumlah Kabupaten. Sementara 70 orang lainnya masih dinyatakan hilang, karena jasadnya belum diketemukan.

Baca Juga :  Alun - alun Ngawi Dipadati Ribuan Orang Berseragam Merah Putih

Selain itu, sebanyak 938 Kepala Keluarga (KK) atau 2.655 jiwa jug terdampak akibat bencana banjir bandang. Bencana ini, dipicu cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi sehingga terjadi banjir bandang pada Minggu (4/4) kemarin. (Redk)

 502 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!