Bantuan Ternak Sapi JASMAS, Raib Dijual Tanpa Kejelasan


ARYA-MEDIA, Banyuwangi – Salah satu Kelompok Kerja Masyarakat (Pokmas) di Desa Sumberbaru, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Sekira tahun 2014 – 2015 sudah pernah menerima bantuan senilai Rp. 25.000.000 (Dua Puluh Lima Juta Rupiah ) untuk pengadaan hewan ternak Sapi. Bantuan tersebut bersumber dari JASMAS salah satu Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur berinisial ‘ED’.

Kabar yang beredar, bantuan senilai Rp. 25 juta tersebut, dibelikan hewan ternak Sapi sebanyak empat (4) ekor. Dan sekarang raib dijual oleh Pengurus Pokmas.

Baca Juga :  KAI Ubah Jadwal Operasi, KLB Jalan 2 Hari Sekali

Sugeng selaku Ketua Pokmas ketika dikonfimasi (16/1/2019) di rumahnya mengakui pernah menerima bantuan untuk ternak Sapi. Diceritakan bahwa bantuan Jasmas berasal dari salah satu Anggota DPRD Provinsi inisial ‘ED’ senilai Rp. 25 juta.

Ketika ditanya keberadaan ternak sapi sebanyak 4 ekor yang dibelinya, Sugeng tanpa beban mengaku sudah tidak ada. Disebutkan olehnya ada yang meninggal, ada yang dijual. Berikut Sungeng menyampaikan alasan menjual ternak Sapi tersebut karena tidak sanggup merawatnya bahkan berdalih merugi.

Baca Juga :  Protes Keras...... Debt Colektor PT Andalan Finance Rampas Mobil Konsumen

Sayangnya terkait soal meninggal dan dijualnya ternak, Sapi Sugeng tidak mengantongi berita acara apapun dengan alasan tidak memahami prosedurnya.

Ketika awak media melakukan investigasi dengan beberapa pertanyaan, Sugeng mengaku menjual ternak Sapi sudah konfirmasi kepada Anggota DPRD Provinsi ‘ED’ yang memberikan bantuan Jasmasnya.

Dari keterangan ‘ED’ lanjut Sugeng, bahwa sudah memperoleh jawaban yang intinya mengiyakan penjualan ternak Sapi itu.

Baca Juga :  Pelaku Curas Mobil Travel, Berhasil Dibekuk Petugas Polantas Magetan

Terkait permasalahan ini, Sugeng mengaku pasrah dipenjara sekalipun tidak masalah. Atau kalau diminta untuk mengganti dia juga akan ajak Pengurus yang lain bermusyawarah. (rdy35/eta).

 905 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!