google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Banyaknya Korban Akibat Jebakan Tikus Berbahaya, Kapolres Ngawi Lepaskan Burung Hantu


ARYA-MEDIA | NGAWI – Malam perayaan Tahun Baru 2021, Kapolres Ngawi bersama Dandim 0805/Ngawi dan Bupati Ngawi, beserta rombongan, melepaskan puluhan burung Hantu, sebagai predator pembasmi hama tikus, di Desa Paron tepatnya di depan rumah makan sumilir, Kamis malam (31/12/2020).

Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya, menyampaikan, setelah banyaknya korban akibat tersengat listrik dari jebakan tikus, terhitung 5 orang dalam sebulan telah tewas akibat jebakan tikus berbahaya. Kejadian tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Paron, dengan dua (2) tersangka menjadi tahanan Polres Ngawi.

“Dengan dilepaskannya Burung Hantu, diharapkan dapat mengurangi dampak hama tikus di musim tanam. Jebakan tikus beraliran listrik tersebut paling efektif bagi petani pada waktu musim tanam. Sebanyak 10 burung hantu sudah kita lepas bebas ke alam liar, kedepan akan terus kita upayakan sebagai target tahun 2021,” terang AKBP I Wayan Winaya, Kamis (31/12).

Baca Juga :  Masyarakat Dihimbau Tetap Waspada Menghadapi Covid-19 di Magetan

Kapolres berharap kepada masyarakat, agar tidak menangkap burung hantu yang sudah terbang bebas di alam liar, agar dapat menjaga ekosistem dalam mengurangi hama tikus di Kwilayah Kabupaten Ngawi.

“Upaya ini adalah untuk pemasangan jebakan tikus menggunakan listrik, karena sudah banyak memakan korban hingga meninggal dunia. Kami akan terus bekerjasama dengan Dinas terkait, Kelompok Tani, dan PLN untuk selalu mengingatkan masyarakat dalam mensosialisasikan cara aman mengatasi hama tikus,’ jelasnya, kepada awak media (31/12).

Baca Juga :  Kapolres Madiun Silaturahmi PSH Tunas Muda Winongo Madiun

Polisi juga menghimbau, agar jangan memasang jebakan tikus beraliran listrik, karena dapat merugikan diri sendiri atau orang lain. Sehingga banyak menelan banyak korban jiwa. “Ada hukum pidana bagi jebakan tikus beraliran listrik yang dapat menyebabkan orang lain meninggal dunia. Apabila terjadi, maka akan dilakukan pecopotan listrik secara permanen,” pungkasnya. (Endik/Ren)

 398 total views,  7 views today

Baca Juga :  Bantuan BKKD : Desa Ringin Agung Alokasikan Untuk Pavingisasi Dan Talut


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!