Batik “Sukowijoyo” Diresmikan Bupati Sebagai Batik Khas Magetan


ARYA-MEDIA, Magetan – Lahirnya batik khas Magetan dari pengrajin Desa Sukowidi, menjadi moment tersendiri bagi Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan Jawa Timur. Pasalnya, batik yang diberi nama batik “Sukowijoyo” tersebut, dilounching Bupati Magetan pada acara HUT Kecamatan Kartoharjo yang ke-19 tahun, Sabtu (14/03/2020).

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan telah mengeluarkan kebijakan bahwa bagi seluruh ASN di Kabupaten Magetan wajib menggunakan batik khas Magetan khusus pada hari Kamis dan Jumat. Hal itu sebagai upaya Pemkab untuk menumbuhkan rasa memiliki bahwa Magetan punya potensi

“Dengan adanya batik Sukowidi ini, menunjukkan ekosistem untuk berusaha di Magetan sudah mulai tumbuh. Siiringi dengan kebijakan Pemkab untuk para PNS agar memakai bathik khas Magetan. Sehingga, dapat memicu pengrajin-pengrajin di Magetan untuk terus membudidayakan batik khas Magetan,” kata Bupati Suprawoto, Sabtu (14/03).

Selain itu, Bupati berharap kepada seluruh sekolah setingkat SD dan SMP di Kabupaten magetan, untuk berupaya menerapkan kebijakan tersebut. “Kalau sekolahan masih belum wajib, tapi saya berharap sekolah bisa juga menerapkan hal yang sama untuk memakai batik pada hari Kamis dan Jumat. Dengan begitu, bakal  tumbuh pengrajin baru dan ekonomi kerakyatan bakal berkembang ,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukowidi, Tarmuji mengungkapkan, sesuai arahan Bupati Magetan, bahwa dengan adanya batik Sukowijoyo karya warga Desa Sukowidi ini, bisa berkembang cepat dengan tindakan awal untuk pemasaran produk batik Sukowijoyo di lingkup Kecamatan Kartoharjo.

“Alhamdulillah, hari ini sudah diresmikan langsung oleh Bapak Bupati. Harapan saya, adanya batik Sukowijoyo ini, dapat menjadi ikon di Kecamatan Kartoharjo dengan mencintai produk khas Magetan untuk membelinya,” ungkapnya.

Disisi lain, pihaknya berusaha untuk menjadikan batik Sukowijoyo menjadi produk khas Magetan sebagai karya seni batik termasuk sebagai karya cipta yang dilindungi menurut Pasal 40 Ayat (1) huruf j Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (UU Hak Cipta).

“Besok senin kita akan urus administrasinya untuk kepengurusan hak paten tersebut. Sedangkan sesuai dengan namanya Sukowijoto, Suko yang artinya Senang, dan Wijoyo artinya Kejayaan, semoga kedepan dapat meningkatkan kesejahteraan warga Desa Sukowidi dan menjadi kejayaan warga masyarakat,” tutup Tarmuji. (Ren)    

 3,165 total views,  11 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!