Belajar Mengajar Tatap Muka Bakal Berlaku di Magetan, Kanesma Dimulai Pekan Depan


ARYA-MEDIA, Magetan – Setelah proses belaja mengajar diberlakukan daring atau belajar dari rumah selama pandemi covid-19, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di wilayah Kabupaten Magetan akan dilakukan dengan cara tatap muka.

Bupati Magetan Suprawoto, mengatakan, proses belajar mengajar untuk Sekolah Menegah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Magetan akan dilakukan tatap muka, sesuai surat edaran dari Gubernur Jawa Timur.

“Sesuai surat dari Gubernur Jatim, belajar mengajar untuk SMA dan SMK dimungkinkan akan dilakukan tatap muka, dan harus mengantongi rekomendasi dari Satgas Covid-19 terkait Protokol Kesehatan,” ungkap Bupati Suprawoto, usai melakukan ramah tamah dengan perintis Kemerdekaan di Pendopo Surya Graha, Kamis (13/8/2020).

Bupati Magetan menghimbau, kepada sekolah yang melakukan belajar mengajar tatap muka, harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sebagai upaya mencegah penularan covid-19 di Magetan. “Siswa tatap muka hanya 25 persen dari jumlah pelajar, dan belajar tatap muka dilakukan selama 4 jam saja,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Magetan, Sugiyanto membenarkan, pihaknya akan melakukan belajar mengajar tatap muka dimulai pekan depan. “Benar, sekolah tingkat SMA dan SMK dengan tatap muka, akan dimulai selasa pekan depan,” ujarnya kepada Arya-Media, Kamis (13/8).

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Magetan atau dikenal dengan Kanesma Magetan mengungkapkan, kegiatan belajar mengajar tatap muka, dilakukan selam lama 4 jam dengan kuota siswa terbatas. “Untuk siswanya hanya dibatasi 25 persen, jadi 1 kelas bisa sampai 8 sampai 9 orang setiap kelasnya,” terangnya.

Selain itu, tahapan awal uji coba belajar mengajar dengan tatap muka tersebut,  berlaku untuk siswa kelas 10 dengan persetujuan dari orang tua wali murid.

“Guru akan menggunakan Faceshild, dan murid wajib memakai masker. Sedangkan didepan sekolah, sudah kita siapkan sarana protokol kesehatan seperti, thermo gun, tempat cuci tangan, dan kita siapkan handsanitaiser,” pungkas Sugiyanto. (Ren)

 45,817 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!