Belum Ditetapkan Status ‘New Normal’, Perbatasan Cemoro Sewu Dipadati Ribuan Pengunjung


ARYA-MEDIA, Magetan – Masih belum diberlakukan “New Normal”, masyarakat meluapkan kebebasannya denga liburan dan kongkow-kongkow sebagai pelepas penat. Hal itu terjadi di perbatasan antara Jawa Timur dengan Jawa Tengah, tepatnya di Cemoro Sewu Kecapatan Plaosan Kabupaten Magetan. Senin (1/6/2020).

Mereka yang didominasi oleh kaum muda mudi, tumpah ruah di warung-warung yang ada di pinggir jalan Cemoro Sewu Magetan. Tak hanya untuk nongkrong saja, kebanyak para muda mudi tersebut dimanfaatkan dengan foto selfi untuk melepas penat selama dilakukan Physical Distancing oleh Pemerintah dalam mencegah penyebaran Corona Virus Desiase 2019 (Covid-19) di Magetan.

“Tujuannya jalan-jalan, hanya untuk nongkrong dan selfi-selfi bersama teman-teman,” ujar salah satu pengunjung, warga Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan, Senin (1/6).   

Namun berbeda dengan Gunarto, salah satu pemilik warung warga Desa Ngancar Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan. Menurutnya, dengan adanya tumpukan masa yang sedang bermain untuk melepas penat di perbatasan Cemoro Sewu, menjadi kebahagian tersendiri bagi pemilik warung makanan dan minuman karena warung miliknya menjadi ramai pengunjung.

“Kami buka mulai Sabtu kemarin, Alhamdulillah warung kami saat ini menjadi ramai pembeli,” ungkap Gunarto kepada Arya Media, (1/6).

Selain itu, Gunarto mengungkapkan, dengan merebaknya pandemi Covid-19 di Magetan dan penutupan tempat-tempat wisata serta pemberlakuan himbauan Physical Distancing, membuat omset penjualan dari warung maminnya turun secara drastis hingga sampai dilakukan penutupan karena sepi pengunjung.

“Saya tutup 2 bulan lebih, otomatis kebutuhan ekonomi saya jadi amburadul. Kalau memang diberlakukan New Normal di Magetan, saya sangat setuju. Karena kita tidak mau terpuruk dengan ketakutan dengan adanya virus corona, kalau takut sich takut tapi mau gimana ini demi perekonomian agar terus berjalan,” jelasnya.

Sebagai informasi, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri, akan menggelar lomba inovasi bagi pemerintah daerah dalam mendorong aktivitas kehidupan masyarakat di tengah pandemi covid-19, atau yang disebut kehidupan normal baru (New Normal).

Sedangkan ” New Normal” yaitu, perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. (Ren)

Tanggapan Pedagang Terkait New Normal di Magetan

 7,396 total views,  5 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!