UA-163642268-1

Bencana Longsor Banyak Menelan Korban Jiwa, Gubernur Jatim Tinjau Lokasi dan Berikan Bantuan


ARYA-MEDIA | NGANJUK – Bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, pada Minggu (14/2) kemarin, mendapat perhatian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dengan meninjau langsung ke lokasi tepatnya di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Senin (15/2/2021).

Didampingi Bupati Nganjuk Novi Rahman, Danrem 081, Dandim, Kapolres Nganjuk serta beberapa Kepala Dinas  Pemprov Jawa Timur, orang nomor satu di Jawa Timur tersebut melihat langsung lokasi longsor yang dikabarkan memakan banyak korban jiwa.

Tak hanya itu saja, kedatangan Gubernur Khofifah bersama jajarannya, menyerahkan sejumlah santunan kepada korban maupun masyarakat yang terdampak, sekaligus meninjau Dapur Umum, Posko Bencana dan Posko Kesehatan sekaligus Pos Ante Mortem.

Baca Juga :  Moment Hari Pangan Sedunia, Bupati Suprawoto Resmikan Agrowisata "Kebun Refugia" Magetan

Informasi yang dihimpun, Pemprov Jatim menyerahkan bantuan berupa 1 ton beras, makanan anak sebanyak 200 paket, matras 200 lembar, kasur 200 lembar, kids ware 50 paket, makanan siap saji 120 paket dan selimut 50 lembar. Tak hanya itu, juga diserahkan bantuan berupa 4 set APD, 1unit Alkom, 120 paket lauk pauk serta 120 paket tambahan gizi, serta sejumlah alat berat dan beberapa ambulance juga diterjunkan.

Gubernur Khofifah menyampaikan proses pencarian korban longsor terus dilakukan sampai ditemukan seluruh korban yang tertimbun tanah longsir. “Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Kapolres, dan ternyata sudah disiapkan anjing pelacak untuk mempercepat proses identifikasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Update 9 September 2020 : 19 Pasien Sembuh, 12 Orang Terconfirm Positif

Dikutip dari Biro Humas Pemprov Jatim, bahwa dengan kondisi tebing yang sangat curam, mengharuskan untuk meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan,

“Alat berat sudah dipersiapkan, dan akses jalan atau jalur lain dengan titik tertentu juga sudah diperhitungkan, agar dapat mencapai titik perkiraan pencarian korban,” terang Gubernur Jatim, kepada awak media, Senin (15/2)

Baca Juga :  Apel Kehormatan Dalam Rangka Hari Pahlawan 2020

Gubernur juga menghimbau kepada Pemkab Nganjuk untuk memberikan edukasi kepada warganya dalam meningkatkan kewaspadaan. “Itu penting dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan. Sehingga kewaspadaan terus ditingkatkan jika terjadi intensitas hujan yang cukup tinggi,” jelasnya.

Selain itu, Khofifah Indar Parawansa juga mengucapkan duka cita yang mendalam, kepada korban bencana tanah longsor yang mengakibatkan korban jiwa. “Kita doakan agar warga yang telah meninggal seluruh amalnya diterima oleh Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keihklasan dan ketabahan. Serta, bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit semoga lekas sembuh,” pungkasnya. (Mur/Redk)

 568 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!