UA-163642268-1

Berkah Pandemi, Pemuda Asal Magetan Manfaatkan Bisnis baru Tembakau Nusantara


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Pandemi yang meriuhkan masyarakat, ternyata dapat membuat kebiasaan masyarkat menjadi berubah, salah satunya merokok.

Jika semula para perokok (smoker) mengkonsumsi rokok produksi pabrikan, kini banyak beralih ke sekte tingwe (Nglinting Dewe). Karena selain harganya yang terjangkau, mampu menjadi alternatif tersendiri bagi kalangan penikmat tembakau saat ini.

Melihat keadaan tersebut, pemuda asal Desa Gambiran bernama Bayu Erix Yubastian dan Muchamad Faris Yanuarsyah, mencoba memanfaatkannya untuk dijadikan lahan bisnis.

“Penyebabnya adalah karena pandemi, dan akhirnya saya dan mas Erik diskusi untuk membuat alternatif rokok tingwe dan berlanjut dengan mendirikan kios pada 5 Oktober 2020,” kata Faris, dijumpai di kiosnya bernama Tembakau Kita, Jumat (15/01/2021).

Baca Juga :  Evaluasi BPNT Magetan, Sucipto Akan Tindak Tegas Terhadap Monopoli Beras

Kios “Tembakau Kita” berada di Dusun Sanggrahan, Desa Klagen-Gambiran, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan tepatnya berada di Jalan Bromo.

Menurut Faris, kios miliknya memiliki 50 lebih varian tembakau Nusantara. Diantaranya berasal dari Garut, Aceh, Bali, Madura serta beberapa wilayah di Indonesia. “Disini yang menjadi produk terbaru dan terlaris salah satunya Moris K Limited, yakni tembakau asal Pulau Sapudi Madura,” ungkap Faris.

Baca Juga :  Mayor Ciptadi Sowani Toga Dan Tomas Wedusan

Faris juga menjelaskan, selain tembakau yang dijual di kios miliknya memiliki banyak varian dengan harga terjangkau, semuanya terdaftar pita cukai. Jadi semua resmi dan tidak ilegal.

“Semoga kedepan bisa menambah kios lagi, entah dimana tempatnya agar nanti produk tembakau nusantara ini mampu dikenal lagi oleh masyarakat luas”, jelasnya.

Selain itu, tembakau yang dijual di kios tersebut mulai dari harga Rp. 5.000, – s/d Rp. 20.000 ke atas, tergantung merk dan varian rasa serta kwalitas tembakau. “Mayoritas pembelinya dari lingkup desa sini, namun ada juga beberapa dari luar desa yang datang untuk membeli produk dari siini,” tambahnya.

Baca Juga :  20 Orang Pegawai Negeri PUPR Kena OTT Diamankan KPK

“Saya sering beli tembakau di sini, kesukaan saya itu mbako Djisamsu”, pungkas Mbah Yos, salah satu pelanggan di kios Tembakau Kita. (Bgs/Redk).

 15,754 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!