Berpamitan Mencari Ikan, Imam Ditemukan Mengapung Di Sungai Brantas


ARYA-MEDIA, Tulungagung – Warga Dusun Ngipik, Desa Bangoan, digegerkan dengan penemuan mayat yang mengapung di aliran sungai Brantas di wilayah kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Mayat laki- laki yang tewas mengambang di sungai Brantas tersebut, saat ditemukan, kondisi tubuh sudah membengkak dan kaku.

Mayat diketahui warga pada Selasa ( 01/05) dan diketahui bernama Imam Sopingi (53) warga Desa Padangan, RT/03 RW/01, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga :  "Sarasehan Budaya 2019" : Pemkab Magetan Bakal Membuat Museum Dan Taman Budaya Di Distrik Maospati

Menurut keterangan saksi sekaligus keluarga korban, korban awalnya berpamitan mencari ikan di sungai Brantas pada hari Sabtu (29-04) kemarin dan setelaah itu tidak lagi diketahui kabarnya hingga keluarga korban melaporkan ke polsek Ngantru pada hari Senin (30-04).

Menerima laporan, Polisi bersama warga melakukan pencarian. Korban baru diketemukan saudaranya bernama Supari di sungai Brantas, Desa Bangoan, hari ini pukul 05.00 Wib dalam kondisi sudah mengapung tak bernyawa, (1/5/2018).

Baca Juga :  Tertarik Kampung Tangguh Semeru di Magetan, Polda Jatim Kembali Kunjungi Desa Bogoarum

Proses evakuasi sempat mengalami kesulitan, karena mayat korban berada di tengah-tengah aliran sungai yang arusnya berputar dan menyulitkan evakuasi .Namun berkat kepiwaian warga setempat, akhirnya mayat bisa dievakuasi menuju ke pinggir sungai.

Kapolsek Kedungwaru AKP Purwanto saat ditemui wartawan di TKP membenarkan temuan Mayat tersebut. ”benar mas, korban saat ini sudah di evakuasi dan sekarang dibawa ke RSUD Iskak” terangnya.

Baca Juga :  Pelaku Penembak Letkol Dono, Adalah Anggota Patwal TNI AU

Saat ini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus temuan mayat ini. (ctr/eko/ops)

 446 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!