UA-163642268-1

Berstatus Tanah GG : Bangli Di Bantaran Sungai Kalisat Maospati, Pemkab Akan Mengamankan Aset


ARYA-MEDIA, Magetan – Dugaan bangunan liar (Bangli) yang muncul di bantaran sungai, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Magetan. Bangunan tersebut bertempat di bantaran Sungai Kalisat Maospati, Kecamatan Maospati, Kab. Magetan.

“Hasil dari evaluasi bersama dinas terkait, kami melayangkan surat lagi ke Pak Bupati Suprawoto, terkait bangunan bermasalah yang ada di bantaran Sungai Kalisat Masopati”, kata Chanif Tri Wahyudi, Kasat Pol PP Kab. Magetan, melalui Arif Hadi Kasi Penindakan dan Penegakan Perda, Senin (25/2/2019).

Kasi Penindakan dan Penegakan Perda Kab. Magetan mengungkapkan, sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama dinat terkait, seperti  BPN, DPMPSP, BPPKAD, Dsiperindag, DPU BMCK, dan Pihak Kecamatan Maospati, pihaknya memberikan rekomendasi kepada Bupati Magetan yaitu, untuk melakukan Inventarisasi Aset, Pembinaan pemilik bangunan dan penertiban bangunan.

Baca Juga :  Remaja Cewek Ditangkap Polisi Lantaran Nekat Mencuri Motor Tetangga

“Kami menitikberatkan kepada pemanfaatan dan pengamanan seluruh aset Pemkab Magetan, dan penguatan legal formal (aturan hukum) pemanfataan lahan aset Pemkab khususnya di sekitar aliran sungai”, ungkapnya.

Arif Hadi mengaku, bahwa bangunan liar yang berada di saluran Sungai Kalisat Maospati tersebut, berdiri di atas tanah GG (Ground Goverment) atau Tanah Negara. “salah satu rekomendasinya adalah, Pemkab harus segera mengajukan permohonan kepemilikan tanah GG tersebut untuk menjadi aset Pemkab Magetan”, jelasnya.

Baca Juga :  Tak Ingin Kecolongan, Pemkot Blitar Razia Beberapa Hotel

“Hari Jum’at (22/2) kemarin pihak kami sudah menyurati Bapak Bupati, kita tinggal tunggu mandat dari beliau mas”, pungkasnya.

Diketahui bahwa, bangunan liar di bantaran sungai kalisat Maospati, Kec. Masopati, Kab. Magetan, yang dikomandoi oleh pemiliknya (CRS) tidak memiliki ijin mendirikan bangunan, namun hanya ijin untuk menempati banguan dengan Surat Bukti Tempat Berjualan (SBTB) saja. Dan ironisnya, banyak pemanfaatan lahan aset Pemkab Magetan yang tidak memiliki ijin dari Bupati.  (ren)

 3,005 total views,  2 views today

Baca Juga :  Jelang Natal 2020, Satgas Penanganan Covid-19 Sterilkan Tempat Ibadah


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!