google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Bhakti SMSI Untuk Negeri, Bangun Jalan dan MCK


ARYA-MEDIA | SERANG – Perhelatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021, memiliki nuansa tersendiri dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi berlangsung ditengah pandemic Covid-19.

Bagi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), tahun ini merupakan perhelatan HPN pertama bagi organisasi perusahaan media siber setelah resmi menjadi konstituen Dewan Pers.

SMSI yang beranggotakan 1.224 perusahaan media siber itu memperingati HPN tahun 2021, salah satunya dengan melakukan kegiatan bakti sosial yang meliputi pembangunan jalan dan sarana sanitasi Mandi Cuci Kakus (MCK) di Kampung Jaha, Desa Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten.

“Sebagai organisasi konstituen Dewan Pers, SMSI ingin membawa angin baru dalam  Hari Pers Nasional (HPN) 2021. Sehingga tak lagi terfokus pada acara serimonial, namun bersama-sama melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Minggu (7/2/2021).

Baca Juga :  APES... Rumah Ditinggal Pergi Ke Sawah Ludes Dilahap Api

Dikatakan Firdaus, jalan yang dibangun merupakan jalan baru dengan panjang 750 meter dan lebar 2,5 meter. “Ini merupakan bhakti SMSI untuk negeri. Bantuan masyarakat pers untuk masyarakat dalam rangka memperingati HPN,” katanya.

Ketua SMSI menjelaskan, pembangunan jalan tersebut sudah dimulai beberapa pekan lalu, yang diawali dengan pembebasan lahan, perataan tanah dan penebangan pohon. “Pelaksanaan pembangunan proyek sosial itu ditangani SMSI Pusat dan juga SMSI Provinsi Banten yang paling dekat dengan lokasi proyek tersebut, serta didukung sepenuhnya oleh PT Dwi Ratna Putra,” terang Firdaus, Minggu (7/2).

Selain SMSI membangun jalan, di lokasi yang sama juga membangun 16 unit MCK.
Kedua proyek sosial ini juga merupakan monumen sejarah SMSI yang didirikan pada hari Selasa 7 Maret 2017 lalu.

Baca Juga :  Asyik Nongkrong Dan Bolos Sekolah, Belasan Pelajar Terjaring Sat Pol PP

Hari itu merupakan hari bersejarah bagi dunia pers tanah air. Karena ada lembaga yang kemudian diberi nama SMSI, yang diproklamirkan oleh sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari berbagai provinsi di Indonesia.

Pembentukan SMSI digagas oleh Ketua PWI Banten, yang dipimpin saat itu oleh Firdaus.
Dengan diproklamirkannya pendirian SMSI di Banten, kemudian diikuti dukungan para ketua PWI Se-Tanah Air, dengan membentuk SMSI di provinsi-provinsi masing-masing.

Maka jadilah SMSI sebagai organisasi pers nasional yang menjadi wadah para pengusaha pers online atau media siber. Dan sekarang tercatat 1.224 pengusaha media siber bergabung, termasuk para start-up yang mengembangkan usaha pers.

Tiga tahun berjalan pada 29 Mei 2020, secara resmi SMSI ditetapkan sebagai konstituen Dewan Pers dengan surat keputusan Dewan Pers Nomor 22/SK-DP/V/2020 yang ditandatangani Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, 29 Mei 2020.

Baca Juga :  Deteksi Dini : Hasil Rapid Test 130 ASN Lingkup Dinkes Magetan 'Non Reaktif'

Dengan ketetapan tersebut maka jumlah konstituennya menjadi 10, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Serikat Penerbit Pers (SPS), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan SMSI.

Menurut Dewan Pers, dengan anggota melebihi 1000 perusahaan media, menjadikan SMSI sebagai organisasi perusahaan media siber terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

“Bahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menobatkan SMSI sebagai organisasi perusahaan media siber terbesar di dunia,” pungkas Firdaus. (Tim SMSI)

 12,383 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!