Bojonegoro : Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Calon Kades Terpilih Dengan Vidcon


ARYA-MEDIA, Bojonegoro – Sebanyak 82 Kepala Desa terpilih dari 20 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, dilantik Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, melalui Video Conference (Vidcon) di ruang Command Center Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) Dinas Kominfo lantai II Jalan AKBP Soeroko. Jumat (17/04/2020).

Berbeda dengan biasanya, Pelantikan dan Pengambilan Sumpah calon Kepala Desa (Kades) terpilih dari pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang III tahun 2020, dilakukan melalui melalui vidcon. Sebagai kebijakan dalam upaya mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 khususnya diwilayah Kabupaten Bojonegoro. Sementara, untuk para calon Kades dilantik di Pendopo masing-masing Kecamatan atau tempat lain yang representatif untuk pelaksanaan video conference.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, mengatakan, situasi dan kondisi bangsa saat ini, secara nasional berada dalam penetapan status darurat covid-19. Oleh karena itu, kepada para Kades yang baru dilantik, jika dalam APBDes sudah ada belanja tak terduga, segera melakukan penghitungan anggaran. Sementara bagi desa yang belum, agar segera untuk melakukan perubahan APBDes berkaitan dengan anggaran penanggulangan covid-19.

Bupati Bojonegoro Saat Membacakan Supah Terhadap Kepala Desa Terpilih

“Penghitungan anggaran yang dimaksud, terkait dengan percepatan penanganan, pencegahan dan penanggulangan Virus Corona yang saat ini sedang melanda. Jika tidak mencukupi, maka dapat dilakukan melalui mekanisme perubahan APBDesa bersama BPD,” kata Bupati Bojonegoro, Jumat (17/04).

Selain itu, terkait datangnya bulan suci Ramadhan dan berlanjut dengan Idul Fitri, pihaknya menghimbau agar warga Bojonegoro yang bekerja atau beraktivitas di luar daerah yang masuk zona merah agar menahan diri sementara, dengan menunda mudik atau pulang kampung ke Bojonegoro.

“Jangan dipaksakan dalam posisi dan kondisi sekarang. Namun jika sudah terlanjur mudik, maka wajib diisolasi selama 14 hari, ditempat isolasi yang sudah disediakan oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Desa. Saya berharap, dengan kesadaran dan rasa kemanusiaan untuk berkenan di isolasi,” tutur Bupati Anna Muawanah.

Bupati juga berpesan kepada masyarakat Bojonegoro, agar tidak memberikan pemikiran negatif terhadap para pemudik. “Kepala Desa wajib memberi arahan kepada warga desa, untuk stigma atau pemikiran negatif yang berlebihan terhadap pemudik. Hindari ketegangan dan ciptakan suasana kondusif. Mari bersama-sama untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” jelasnya.

Diketahui bahwa, hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan, SIK., MH., Kajari Bojonegoro Sutikno, Sekda Bojonegoro Dra Nurul Azizah, MM., serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Djoko Lukito, S. Sos., M.Si. (Pen/Redk)

 300 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!