BOSDA Belum Bisa Mencukupi Kebutuhan Sekolah, Begini Tanggapan Dikpora Magetan


ARYA-MEDIA, Magetan – Menyambut tahun anggaran 2019, Bupati Magetan meningkatkan anggaran Pendidikan minimal 20 persen dari APBD Kab.Magetan. Selama ini, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pusat dirasa masih kurang maksimal dalam mencukupi program kegiatan sekolah untuk meningkatkan kwalitas pendidikan di Kabupaten Magetan.

Dengan keterbatasan APBD, tahun 2018 Pemkàb Magetan berikan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) hanya untuk keperluan biaya jasa listrik, air, telpon melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kab. Magetan, untuk sekolah-sekolah se-Kabupaten Magetan.

Rencananya, mulai tahun depan dan selanjutnya Pemkab Magetan akan terus berupaya membantu keperluan pokok siswa/sekolah, melalui BOSDA dalam peningkatan sarana prasarana sekolah yang ada di Magetan.

Baca Juga :  Santri Hanyut di Sungai Gandong, Ditemukan Petugas di Wilayah Madiun
Djoko Santoso, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga Kab. Magetan

Menurut nformasi yang dihimpun Arya-Media, dari beberapa sekolah di Kabupaten Magetan bahwa, berjalannya BOSDA di Kabupaten Magetan masih menjadi polemik bagi tiap-tiap sekolah yang ada di Magetan. Pasalnya, dana BOSDA yang diharapkan oleh sekolah dari Pemkab Magetan, belum bisa mencukupi semua kebutuhan untuk operasional sekolah”, ungkap beberapa Kepala Sekolah di Magetan, (15/12/2018).

Baca Juga :  Tanggapan DLH Terhadap Penyamak Kulit Di Mojopurno Bila Berdampak Pada Lingkungan

Harapannya, BOSDA segera diupayakan oleh Pemerintah untuk peningkatan kualitas mutu sekolah tersebut. Selain itu, pihak sekolah juga menunggu Perda dan Perbup terkait SPP atau Dana pendidikan lainnya. Ia merasa kuwalahan untuk memajukan sekolah, sedangkan sekolah juga dituntut menjadi sekolah Adiwiyata”, terang salah satu Kepala Sekolah yang tidak mau disebutkan namanya.

Saat dikonfirmasi kepada Joko Santoso Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kab. Magetan mengiyakan akan hal tersebut. Menurutnya, Pemkab Magetan sedang mengupayakan hal tersebut, akan tetapi semua membutuhkan proses dan waktu.

Baca Juga :  Wujudkan Sarpras Desa, Pemdes Widodaren Lakukan Pengecoran Jalan

“Memang ada BOSDA untuk tahun ini, tetapi Pemkab Magetan hanya bisa memberikan bantuan untuk pemenuhan listrik, telpon dan air. Tapi kami akan terus berupaya untuk menfollow up agar operasional di sekolah-sekolah dapat terpenuhi”, terang Joko Santoso kepada Arya-Media, Senin (17/12/2018).

Lanjut Joko, pihaknya berpesan kepada sekolah-sekolah se-Kabupaten Magetan jangan dijadikan beban khususnya Kepala Sekolah yang bersangkutan, karena anggaran BOSDA bersangkutan dengan APBD Magetan.

“Untuk semua Kepala Sekolah se-Kabupaten Magetan agar bersabar. Kami bersama Bupati akan terus berupaya demi meningkatkan pendidikan di Magetan ini. Insa’allah 2020 bisa terlaksana”, pungkasnya. (ren)

 1,290 total views,  20 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!