UA-163642268-1

Bupati Magetan Optimis SMK Yosonegoro Bakal Berkembang Pesat


ARYA-MEDIA, Magetan – Peresmian Fundamental Skill Industrial Safety SMK Yosonegoro Kabupaten Magetan, dihadiri oleh Bupati Magetan, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah, Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur serta kepala OPD terkait, Kamis (11/4/2019).

Bupati Magetan Suprawoto, merasa bangga banyak sekolahan di Magetan, khususnya SMK Yosonegoro bisa menjadi sekolah unggulan. Karena sekolah yayasan milik Dharma Wanita Pemkab Magetan, telah berkembang sangat pesat.

“Saya terkejut melihat sekolah ini, ternyata perkembangannya begitu cepat. Selain anak didiknya yang displinan, juga mempunyai program keahlian yang dibutuhkan pasar kerja zaman sekarang,” kata Bupati Magetan, Suprawoto, (11/4).

Baca Juga :  Lupa Matikan Api Tungku, Rumah Milik Warga Ngawi Ludes Terbakar

Suprawoto optimis ketika Kepala SMK Yosonegoro menyampaikan, untuk tahun ajaran baru 2019, bakal dibuka jurusan baru yaitu desain via kulit dan imitasi. “Pemkab siap menggelontorkan dana hibah untuk yayasan Dharma Wanita selaku pengelola SMK Yosonegoro ini. Ini khan, demi kemajuan anak-anak kita,” jelasnya.

“Apalagi akan dibuka jurusan baru terkait kulit. Saya yakin nantinya akan lahir tenaga dengan skill mumpuni untuk mengembangkan industri kulit di Magetan,” tambah Bupati Magetan.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Terjang Magetan, 6 Bangunan Rusak Parah

Disis lain, Kepala SMK Yosonegoro, Muhammad Amin  menjelaskan Fundamental Skill Industrial Safety, pada intinya memberikan pelatihan kepada anak didik terkait keamanan kerja. “Hal ini untuk memberikan bekal skill bekerja secara aman dalam dunia industri. Dengan pembekalan safety training tersebut, dapat mewujudkan Zero Accident dalam bekerja,” terangnya.

Didiketahui, saat Bupati Suprawoto meninjau langsung fasilitas yang ada di SMK Yosonegoro serta inovasi yang dilakukan. Terdapat salah satu inovasi yang menarik yaitu, pengolahan limbah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti premium, minyak tanah dan solar. Hal tersebut, bisa dikembangkan sebagai solusi mengatasinya permasalahan sampah di Magetan. (ren)

Baca Juga :  BABINSA Desa Setren Pantau MusDes Perubahan APBDes Tahun 2017

 

 2,128 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!