Bupati Suprawoto Resmikan SP3T Korporasi Petani di Magetan


ARYA-MEDIA, Magetan – Bupati Magetan Suprawoto, didampingi Wakil Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, meresmikan gedung Fasilitas Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) bantuan hibah dari Kementrian Pertanian (Kementan) pusat, sebagai korporasi petani di wilayah Kabupaten Magetan.

Bantuan berupa bangunan gedung, alat pengering dan giling padi sebesar 2,3 miliar tersebut, di sentrakan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Krajan, Kecamatan Parang, sebagai pilot project korporasi petani di wilayah Kabupaten Magetan. Sabtu (28/12/2019).

“Apabila para petani berkolaborasi dalam bentuk korporasi, maka akan sangat menguntungkan. Karena, hasil padi mulai dari sawah tidak langsung dijual, tetapi dikeringkan dan diolah menjadi beras disini. Sehingga nantinya baru dijual dengan harga yang lebih tinggi,” Kata Kang Woto, sapaan akrab Bupati Magetan.

Bupati Suprawoto Meninjau Langsung Proses Penggilingan Padi SP3T di Desa Krajan Kecamatan Parang Magetan.

Menurut Suprawoto, dengan kapasitas mesin yang mampu menampung padi 6,5 -10 ton, dengan durasi pengeringan padi sampai dengan penggilingan menjadi beras hanya memerlukan waktu 12-15 jam. Efisiensi tersebut sangat bermanfaat serta menguntungkan bagi para petani.

“Kapasitas mesin ini, mampu menampung 6,5-10 ton padi. Mulai proses pengeringan hingga penggilingan menjadi beras, hanya memerlukan estimasi waktu sekitar 12-15 jam. Jadi dapat memutus pola petani yang dulunya menjual padinya langsung dengan harga murah,” terangnya.

Bupati Magetan mengaku, apabila pilot project SP3T berhasil maka Pemkab berinisiatif untuk meluaskan jaringan korporasi petani ke daerah lainnya di tiap Kecamatan. “Nanti, Dinas terkait akan terus melakukan pengawalan dan pengawasan terkait dengan perkembangan SPT3T ini. Apabila ini berhasil, tinggal kita tularkan pada wilayah lainnya di Magetan,” jelasnya kepada Arya Media, (27/12).

Diketahui bahwa, Pemkab Magetan terus berupaya meningkatkan pembangunan dari berbagai sektor. Selain pariwisata, sektor pertanian juga mendapat perhatian Pemkab Magetan, dengan mengoptimalkan fungsi kelompok tani di tiap desa, agar terus berinovasi untuk mengoptimalkan produktifitas pertanian, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Magetan. (Ren)

 620 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!