google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Cegah Sebaran Covid-19 di Magetan, Bupati Himbau Kades dan Camat Lakukan WFH


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Menghadapi penularan Covid-19 di kabupaten Magetan yang terus mengalami peningkatan secara signifikan, Bupati Magetan Suprawoto mengelar Vidcon Zoom Meeting dengan seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Magetan.

Dengan didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Magetan, Bupati Magetan mengadakan pertemuan secara online, sebagai tindak lanjut dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap ke-2, di ruang jamuan Pendopo Surya Graha pada Selasa (02/02//2021).

Bupati Suprawoto mengatakan, pentingnya PPKM tahap kedua dikarenakan angka penularan semakin meningkat, yaitu mencapai 1881 pasien terkonfirm positif Covid-19, dan meninggal 131 orang.

Baca Juga :  Komsos Pembinaan Keluarga Besar TNI Sebagai Aksi Nyata KBT di Era Kekinian

“Evaluasi dari pemerintah pusat akan dilakukan antara tanggal 6 dan 7 Februari untuk melihat sejauh mana upaya menekan persebaran covid-19 di kabupaten Magetan,” kata Bupati Magetan, usai melakukan Vidcon, Selasa (02/01).

Menurutnya, jika dilihat dari tresing untuk orang kontak erat pasien positif covid-19,  melebihi target yang hanya 90 meningkat menjadi 184. “Kabupaten Magetan termasuk 4 kabupaten yang malebihi target di Provinsi Jawa Timur. Kami menghimbau kepada lurah (Kades red) dan camat, agar bekerja dari rumah sebagian atau WFH (Work From Home),” jelas Bupati Suprawoto.

Baca Juga :  Debt Collector Beraksi Dijalan Dibekuk Polisi

Dijelaskan Bupati, penularan covid-19 saat ini sudah masuk klaster rumah tangga dan perkantoran. Semua itu sangat rentan dikarenakan terlalu meremehkan penerapan protokol kesehatan. “Dalam kondisi ini, alangkah bijaknya jika kita tetap menerapkan 3M. Walaupun di dalam rumah tangga maupun di kantor” ujarnya kepada Arya Media, (02/01)

Selain itu, tingkat okupansi rumah sakit juga sudah mencapai 85% dengan ideal okupansi sekitar 60%-80%. Sebagai persiapan antisipasi pelonjakan OTG, dapat diisolasi di puskesmas Rejomulyo dengan bantuan Secata dan Lanud Iswahyudi.

Baca Juga :  Puluhan Warga Muncar Tuntut Keadilan Terhadap BLK

“Kendala penanganan covid-19 tidak hanya dibebankan kepada pemerintah saja. Namun masyarakat juga harus memahami bahwa covid-19 musuh bersama dan yang membahayakan klaster keluarga. Sehingga di rumah pun kita harus disiplin protokol kesehatan,” pungkas Bupati Magetan. (Rwy/Ren)

 296 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!