Debt Collector Beraksi Dijalan Dibekuk Polisi


Jombang, Arya Media – Polsek Kesamben Jombang patut diajungi jempol, pasalnya berani mengungkap Kasus yang selama ini menjadi polemik dibeberapa daerah, terkait motor yang dirampas debt collector di jalan karena ada tunggakan.

Dari keterangan Kapolsek Kesamben Jombang, AKP M. Amin mengatakan setelah adanya laporan dari warga tentang perampasan kendaraan bermotor bahwa perampasan motor jenis Yamaha Vixion yang saat itu dikendarai oleh korban dan diberhentikan oleh tersangka di Desa Carangrejo Kesamben.

“Awal mula korban bernama, Diantono (50) mengendarai motor yamaha vixion nopol S-5621-ZH, diberhentikan yang mengaku dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) karena motor yang dikendarai telat bayar cicilan bulanan,” terangnya, Rabu (27/12/2017).

Baca Juga :  Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Dialami Petani Tegal Siwalan

Lanjut AKP M. Amin menerangkan dari keterangan korban, tersangka menghentikan korban di pertigaan MTsN Carangrejo dan yang bernama M. Suhandak minta dibonceng korban tapi menolak untuk musyawarah di kantor KSP.

“Tersangka bernama, M Suhandak bersama temannya M. Ubaidilah di depan MTsN Carangrejo, kesamben karena berbeda tujuan mereka berhenti, ketika itu korban turun dari kendaraan tersebut lalu didorong tersangka, kemudian bersama temannya dibawa kabur menuju kantor KSP, karena kunci kontak masih dibawa korban akhirnya korban melaporkan kejadian ke Mapolsek Kesamben,” ungkap Kapolsek Kesamben.

Baca Juga :  Pasar Rakyat Gebyar IKM dan UMKM Disajikan Pemkab Untuk Masyarakat Magetan

Masih dengan AKP M. Amin sebagai penegak hukum akan selalu profesional dalam penanganan pelaporan warga. “Kita sebagai penegak hukum harus lebih bijak dan selalu merespon laporan warga dari kasus kecil maupun besar kita harus profesional, perlu di ingat Debt collector tidak dibenarkan merampas motor dijalan, sebab tindakan tersebut jelas melanggar hukum dan apabila ada yang melanggar hukum ya sebagai petugas harus berani menindak pelanggar hukum,” tuturnya.

Baca Juga :  Puluhan Berita Media, Terpampang Di Papan Lensa Kegiatan TMMD-102

Saat ini kasus dan barang bukti motor Vixion sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jombang, kemungkinan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan sebagai pemberatan, untuk diproses lebih lanjut. (Pra/Red).

 525 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!