Demi Menjaga Kualitas, Kurang 2 Hari USBN SMPN 2 Karangrejo Lakukan Isti’gozah Bersama


ARYA MEDIA, Magetan – Puluhan guru dan siswa-siswi beserta para Wali Murid kelas 9, berkumpul di masjid yang berada didalam sekolah SMPN 2 Karangrejo, tepatnya di Jalan Raya Maospati-Ngawi bersebelahan dengan kantor Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Sabtu (7/4/2018).

Mereka mengenakan busana muslim berkumpul sambil berdoa bersama untuk para siswa dan siswi SMPN 2 Karangrejo yang akan melaksanakan USBN mulai Senin (9/4/2018). Tak lupa juga pihak sekolah juga mengundang seorang Kyai untuk memimpin do’a sekaligus memberikan tauziah sebagai hiburannya.

“Terima kasih kepada para wali murid yang telah mendampingi putra-putrinya dalam mempersiapkan ujian. Sebagai orang tua banyak hal yang harus kita lakukan demi menjaga anak kita untuk menghadapi USBN mendatang, tolong dijaga putra-putrinya dalam proses belajarnya,” ujar Kepala Sekolah Agus Suharto MPd dalam sambutannya.

Baca Juga :  Acara "BERSIH DESA" Pemdes Baluk Gelar Pameran Produk Unggulan 4 Hari

Agus menuturkan, beragam kegiatan peningkatan keimanan dan ketaqwaan telah dilakukan untuk meningkatkan Ukhuwah Islamiah para siswa dan siswi seperti mengaji dan kataman Al quran dan Penguatan Aqidah dan Akhlak di sekolah.

Dia mengatakan berbagai persiapan dalam menghadapi ujian telah dilakukan baik oleh guru, siswa, sekolah, sampai pemerintah. Agus Suharto menghimbau agar para orang tua untuk memotivasi anak-anaknya, khususnya para guru untuk percaya diri dan tidak mudah percaya ketika nanti ada isu bocoran soal.

Baca Juga :  Rotasi Jabatan : Bupati Magetan Lantik 150 Pejabat Secara Resmi

Selain itu, Agus juga menyampaikan bahwa kegiatan Istigosah dan doa bersama ini adalah untuk memotivasi para murid khususnya kelas 9 agar senantiasa terus belajar untuk menhadapi soal-soal ujian yang akan dihadapinya. Terima kasih banyak kepada para siswa dan guru dalam menghantarkan kesuksesan para siswa mengikuti ujian baik USBN.

“dilakukannya istigozah ini untuk memperkuat dan memporkokoh mental siswa, integritas dan kejujuran adalah hal yang utama. Semua itu untuk menciptakan hubungan batin seorang anak kepada orang tua untuk selalu berdo’a dan mendo’kan agar anak-anaknya bisa sukses dan lulus dengan nilai yang bagus”, ungkap Kepala Sekolah.

Baca Juga :  Magetan Bertambah Pasien Terconfirm Positip Cluster Baru, Penderita Ditolak Warga

Setelah acara selesai yang ditutup dengan do’a, dilanjutkan dengan “sungkeman” sebagai tradisi orang dulu, mulai dari para siswa-siswi dengan para wali murid kemudian kepada guru dan saling bersalaman antara satu sama lain, untuk mempererat tali silaturahmi. (Ren/Redk)

 

 2,096 total views,  9 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!