Depresi Gangguan Jiwa, Pemuda Ngawi Nekat Gantung Diri


ARYA-MEDIA, Ngawi – Diduga sedang mengalami gangguan jiwa, Heri Sabtoni (32) warga Dusun Sedonorejo Rt.03/Rw.01 Desa Wonosari Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi, gantung diri di rumahnya sendiri. Korban nekat bunuh diri pada tiang rumah bagian dapur, sekira pukul 15.30 Wib, Sabtu (18/01/2020).

Kronologi bermula, Heri Sabtoni mengajak ibunya Tuminem (60), untuk diantarkan berobat. Karena obatnya belum habis, ibunya menyuruh korban untuk menghabiskan obat yang masih ada. Selanjutnya, sekira pukul 11.00 Wib, diajak Heri Sabtoni pergi ke kebun untuk memetik sayuran. Setelah pulang dari kebun, ibunya meninggalkan korban di rumah sendirian, untuk pergi ke rumah kakak korban yang berjarak 200 meter dari rumahnya.

“Sekira pukul 15.30 Wib, Ibu korban pulang ke rumah untuk mengambil sayuran. Waktu masuk ke dapur, ibunya kaget lantaran melihat anaknya sudah menggantung dan meninggal. Sontak ibunya langsung menjerit histeris, hingga warga sekitar datang,” Ujar Hartanto, Kepala Desa Wonosari, Sabtu (18/01).

Sementara itu, menerima laporan tersebut, petugas Kanit Sabhara bersama Unit SPKT dan Reskrim Polsek Sine, mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan.

“Kami mengamankan barang bukti 1 buah tali tampar berwarna hijau, dan satu Buah kaos biru berkerah kuning, serta celana pendek warna abu-abu,” kata Iptu M Farid Suharta, Kapolsek Sine, (18/01).

Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Sine menyatakan, pada tubuh korban  tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau penganiayaan. “Hasil pemeriksaan tim medis, terdapat kulit leher bawah dagu lecet dikarenakan bekas lilitan tali ampar. Dan menurut keterangan tetangga sekitar, Korban sedikit mengalami gangguan jiwa,” jelasnya.

Atas peristiwa itu, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga guna dilakukan proses pemakaman. (Endik)

 1,547 total views,  12 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!