Desa Pojoksari : Manfaatkan E-Votting Promosikan Keunggulan Desa


ARYA-MEDIA, Magetan – Beberapa hari yang lalu, aksi penolakan Pilkades E-Votting dari beberapa warga Magetan, khususnya di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, menjadi perhatian bagi Bupati Magetan Suprawoto untuk menjadikan Magetan terdepan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara E-Votting tahun 2019.

Namun, dari 18 Desa yang telah ditetapkan sebagai wilayah pelaksanaan Pilkades E-Votting, ada salah satu Desa yang justru mendukung penuh pelaksanaan Pilkades secara E-Voting, yaitu Desa Pojoksari, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan.

Saat dikonfirmasi kepada Edy Mulyono, Kepala Desa Pojoksari mengungkapkan, pelaksanaan Pilkades secara elektronik (E-Votting) dijadikan bahan dasar Pemerintahan Desa (Pemdes) untuk menjadi contoh Desa maju berbasis teknologi dalam mengikuti perkembangan zaman.

Foto : Desa Pojoksari Sosialisasikan E-Votting Kepada Warga Masyarakat.

“Era sekarang ini sudah zamannya teknologi, dengan pelaksanaan E-Votting di Desa Pojoksari, menjadikan satu langkah kedepan menjadi desa berbasis teknologi,” tutur Kepala Desa Pojoksari, Selasa (6/8/2019).

Edy mengatakan, memang tidak mudah dalam menerapkan teknologi kepada warga yang mempunyai usia diatas rata-rata. Namun, dengan sosialisasi secara intensif maka masyarakat Desa Pojoksari akan menjadi paham dan mengerti. “Setiap ada kesempatan, kami selalu sosialisasikan cara teknis E-Votting. Maka dengan begitu kami tahu apa permasalahan warga terhadap E-Votting tersebut,” terangnya.

Selain itu, Pemdes Pojoksari menginginkan program E-Votting akan dijadikan acuan Desa untuk meningkatkan perekonomian warga dengan keberhasilan E-Voting nantinya. “Kalau E-Voting berhasil diterapkan di Desa Pojoksari, maka Desa kami akan menjadi Desa rujukan study tiru dari Desa/Kabupaten daerah lain. Sehingga akan berdampak peningkatan ekonomi bagi masyarakat,” jelas Edy Mulyono kepada Arya Media (6/8).

Edy juga menambahkan, keberhasilan E-Votting yang diharapkan menjadi Desa study tiru dari daerah lain, juga dapat dimanfaatkan sebagai promosi Destinasi wisata yang dimiliki Desa Pojoksari. “Kami juga bisa promosi Desa kami kepada daerah lain atau peserta study tiru, dengan menawarkan keunggulan Desa Pojoksari yang dikenal dengan jeruk pamelonya,” pungkasnya. (ren)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *