Deteksi Dini PTM, Dinkes Magetan Lakukan Skrening Dengan Sosialisasi CERDIK


ARYA-MEDIA, Magetan – Menghadapi Penyakit Tidak Menular (PTM) yang terus mengalami peningkatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan melakukan Skrening atau Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular dengan cara membuka stand cek up gratis di tiap-tiap OPD Kabupaten Magetan, Senin (09/03/2020).

Bertempat di depan kantor BPBD Kabupaten Magetan, Dinkes Magetan melakukan pemeriksaan kesehatan  secara gratis dengan sistem “CERDIK” yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin olah raga/aktifitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres).

“Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) tahun 2018, bahwa penyakit tidak menular atau PTM sudah menduduki ranking teratas seIndonesia. Maka dari itu, kita lakukan sosialisasi pencegahan dini dengan cara CERDIK,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Didik Setyo Margono, melalui Suhariyati selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Magetan, Senin (09/03).

Salah Satu Petugas BPBD Kab Magetan, Melakukan Skrening PTM Dengan Pemeriksaan Petugas Dari Dinkes Magetan.

Suhariyati menjelaskan, penyakit tidak menular seperti jantung, kolesterol, asam urat, dan gula darah, sudah menggeser posisi teratas yang sebelumnya diduduki oleh kategori penyakit menular. “Dari 100 penderita PTM, sebanyak 70 orang tidak menyadari bahwa dirinya mengidap PTM,” ungkapnya.

Selain itu, Sosialisasi dengan perilaku CERDIK terus digenjot  Dinkes Magetan dengan mendatangi Dinas instansi dan sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Magetan.

“Setiap tahun kita datangi OPD secara bergiliran. Selain itu, anak sekolah yang masih produktif juga menjadi target kami dalam mendeteksi PTM di Magetan,” jelas Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Magetan.

Diinformasikan bahwa, sesuai data Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengungkapkan, tingkat prevalensi PTM melonjak naik lebih dari 34 persen di Indonesia. Beberapa jenis PTM yang sering diidap masyarakat antara lain alergi, diabetes, rematik, depresi, hipertensi, stroke, asma, dan paru-paru kronis (basah). (Ren)

 947 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!