Dialog Publik Kementrian Kominfo Sebagai Literasi Informasi Kepada Masyarakat


ARYA-MEDIA, Magetan – Forum Dialog Publik yang diselenggaran di Gedung PGRI Jum’at (28/9/2018) sangat menarik dan edukatif. Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik Kementrian Komunikasi ddan Informatika Rossarita Niken Widiastuti, mengajak setiap elemen bangsa Indonesia agar bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Karena pengguna Internet di Indonesia sangat aktif dan tergolong dominan menduduki posisi ke Empat di seluruh dunia.

“Berdasarkan penelitian, 3,3 juta informasi masuk lewat medsos ddan 20-an juta informasi lewat pessan whastapp (WA). Semua itu harus disikapi dengan bijak, dan jangan mudah percaya terhadap informasi di medsos. Literasi media sangat penting sebagai filterisasi informasi dan kejelasan dari mana asal sumber beritanya”, kata Niken.

Baca Juga :  Bulan Juni 2020, Polres Magetan Ungkap 22 Kasus Dengan 28 Pelaku

Pengguna internet di Indonesia lanjut Dirjen Niken, mencapai lebih dari 50 % atau sekitar 143 juta masyarakat Indonesia telah menggunakan internet, dan 68 persennya adalah anak-anak. Hal ini sesuai  hasil riset yang mengatakan bahwa anak-anak hanya bisa bertahan sekitar 7 menit saja untuk tidak menggunakan Handphone.

“Kalau dilihat dari penyebaran ponsel sebanyak 415 juta yang beredar di Indonesia, berarti melebihi jumlah penduduk Indonesia. Bisa disimpulkan bahwa, 1 orang Indonesia mempunyai lebih dari satu akun bahkan bisa sampai puluhan atau ratusan untuk digunakan hal hal yang tidak baik’’, terangnya.

Baca Juga :  “Parade Senja” Hadir di Magetan, Upacara Penurunan Bendera Dengan Beragam Pakian Adat

Sementara, Bupati Magetan Suprawoto sekaligus mantan Sekjen Kementrian Kominfo RI mengatakan, era zaman sekarang adalah digitalisasi, semuanya serba mudah dan gampang dengan adanya teknologi. Maka dari itu, perlu adanya litersi sebagai penyaring informasi yang ada di media sosial (Medsos) saat ini.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Magetan Suprawoto yang akrab di panggil Kang Woto membuat terobosan untuk mengurangi ketergantungan anak muda pada dunia medsos. “Yaitu Saya akan menata kembali perpustakaan di magetan menjadi lebih baik lagi, agar pembaca dapat menikmati suasana yang nyaman untuk masyarakat khususnya para pelajar tanpa mengurangi hak mereka untuk mendapatkan informasi”, pungkasnya. (ren).

Baca Juga :  PROGRAM “PENTAS CERMAT”, Pemkab Magetan Lounching Tanda Tangan Digital

 

 792 total views,  13 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!