Diduga Bom, Tas Berada Di Pertigaan Traffic Light Magetan Diamankan Tim Gegana


ARYA-MEDIA, Magetan – Dikira sebuah bom, tas bayi yang diletakkan oleh dua orang di pertigaan lampu merah, jalan Samudra Magetan telah menggegerkan warga. Tepatnya di depan Kantor BPBD Kabupaten Magetan, Kelurahan Bulukerto, kecamatan / Kabupaten Magetan, sekitar pukul 09.00 Wib, Kamis (29/11/2018)

Menurut keterangan Ferri, yang kebetulan berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, ada dua orang berboncengan sepeda motor meletakkan tas di lampu merah Pertigaan Jalan Samudra. Setelah menaruh tas tersebut, keduanya putar balik kearah timur.

“Mengetahui hal tersebut, karena merasa curiga, seseorang yang berada di belakangnya langsung melaporkan kejadian itu ke pos polisi terdekat, karena diduga isi dari tas tersebut berisi bom”, kata Ferri.

Baca Juga :  Tindak Lanjut Perpres 80 Tahun 2019, Pemkab Magetan Lakukan Simulasi RTRW

Tak Lama kemudian, Anggota kepolisian dari Polsek Magetan Kota dan dari Polres Magetan melakukan pengamanan dengan memasang Polisline untuk mengamankan tempat tersebut dari masyarakat. Terlihat banyaknya petugas kepolisian sedang berjaga-jaga memantau dari kejahuan sebagai pengamanan.

“Semua jalan dari segala arah yang berada di pertigaan traffic light jalan Samudra itu, di tutup untuk umum karena dikawatirkan bahwa isi tas tersebut adalah bom”, terangnya kepada Arya-Media (29/11).

Baca Juga :  Tradisi Masyarakat Tengger : Umat Hindu Lakukan Ritual Sedekah Bumi Unan-Unan Di Punden Prigen

Diketahui, Anggota Polres Magetan dan Polsek Magetan Kota menunggu pasukan Gegana dari Madiun untuk mengindikasi barang apa yang ada. Sekira pukul 11.30 Wib, Pasukan Gegana dari Madiun datang ke TKP melakukan pemeriksaan untuk mengetahui isi tas yang diletakan di Pertigaan Lampu merah yang berada di Depan Kantor BPBD itu.

Setelah melakukan pemeriksan, pasukan Gegana anti teror bom melakukan tindakan dengan meledakkan tas tersebut tepat pukul 12.20 Wib. Setelah menunggu 30 menit, pasukan Gegana langaung melakukan sidak di tempat tas yang diledakana bersama Kapolres Magetan.

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai menjelaskan, kita sudah melakukan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mengetahui ada orang yang meletakkan tas di lampu merah depannya Kantor BPBD. “Ini merupakan kepedulian masyarakat atas tindakan kamtibnas terhadap lingkungannya, walaupun kecurigaan tesebut ternyata bukan bom namun hal ini sudah membatu kinerja aparat kepolisian dalam mengantisipasi dalam melakukan pengamanan,” ucap Kapolres Magetan.

Baca Juga :  Ingin Memiliki Mobil, Pemuda Asal Banyuwangi Rampas Mobil Travel Dibekuk Polisi

“Setelah dilakukan pengecekan, bahwa tas tersebut hanya berisi kain saja. Dengan demikian hal ini tidak perlu dicemaskan, dan Insa’allah Magetan tetap kondusif”, pungkasnya. (redk)

 982 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!