Diduga Galian Tak Berijin Dan Merusak Lingkungan, Akhirnya Warga Membuat Pernyataan



Banyuwangi, Arya Media – Rumor beredar ada oknum yang mempromosikan penjualan tanah Kavling di Desa Bangunsari, Kecamatan Sonngon, Kabupaten Banyuwangi. Untuk melancarkan promosinya oknum tersebut pasang Baliho, tapi sungguh disayangkan pemasangan Baliho Promosi Penjualan Tanah Kavling diduga tak berijin.

Kepala Desa Bangunsari Sugio saat dikonfirmasi tentang hal tersebut kepada media memberikan keterangan bahwa, dirinya menyayangkan pihak pengembang pasang Baliho Promosi penjualan tanah Kavling, tidak ada koordinasi dengan Pemerintah Desa.

”Pemasangan Baliho Promosi penjualan tanah Kavling itu, tidak koordinasi dengan Pemerintah Desa, saya sebagai Kepala Desa juga bertanya-tanya, apakah itu ada ijinnya apa tidak”, ungkapnya kepada media, (15/01/2018) via Cellulernya.

Baca Juga :  CORONA Masuk Magetan, Begini Penjelasan Bupati Suprawoto

Ketika ditanya apakah tidak ada Sat Pol PP setempat menyikapi pemasangan Baliho Promosi tersebut…? Kades Sugio mengatakan, ”ada petugas Pol PP Kecamatan yang datang kelokasi, hanya saja Pol PP tidak berani lepas Baliho dengan alasan katanya pihak Pengembang ada ektikad baik untuk mengurusi ijin” terang sang Kades.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut dari Kepala Desa Bangunsari Sugio mengatakan, bahkan pihak pengembang lakukan aktivitas galian tanah di lokasi tanah Kavling dan tanahnya juga dijual. Pada waktu yang bersamaan para Ketua RT Dusun Sroyo Timur menemui Kepala Desa mengadukan permasalahan tersebut. Yang mana disampaikan oleh para Ketua RT, bahwa lingkungannya terganggu dengan adanya kegiatan galian tanah oleh Pengembang.

Baca Juga :  Kelalaian PT. Sumekar Line Dalam Melayani Transportasi Laut

”lingkungan saya sekarang penuh lumpur, selokan tertutup oleh tanah dan airnya bercampur lumpur masuk ke lingkungan pak , ” unkap Asir salah satu Ketua RT.

Setelah dikonfirmasi kepada Pol PP Kecamatan Songgon, Syamsul Hadi memberikan keterangan bahwa dirinya sudah tinjau lokasi.

”Saya sudah tinjau lokasi dan sempat klarifikasi tentang ijin kegiatan dan alih fungsi lahannya mas, yang bersangkutan punya ektikad baik katanya akan segera urus ijinnya, untuk sementara saya masih belum berani grusa-grusu ambil tindakan tegas, karena ada ektikad baik saya berikan teguran dan arahan dulu mas , ” kata Samsul.

Baca Juga :  Terharu : Sepenggal Kisah Sertu Tukiyo Dalam Satgas TMMD Kodim/0804 Magetan

Antisipasi terjadinya gesekan, Babinkantibmas Desa Bangunsari Brigadir Ahmat Fatoni, SH, turun tangan sehubungan dengan adanya pengaduan warga. Babinkantibmas lakukan tinjau lokasi dan blusukan ke lingkungan pemukiman warga Dusun Sroyo Timur.

”benar mas…. ini tadi saya cek lokasi, tumpukan galian tanah sudah menutupi selokan, ketika hujan air bisa naik ke jalan dan membawa lumpur mas, ” tutur Brigadir Ahmat Fatoni.

Sebagai bentuk protes warga atas aktivitas galian tanah oleh pihak pengembang Tanah Kavling, akhirnya membuat pernyataan keberatan dan berniat melaporkan ke penegak hukum, terkait pengrusakan bangunan penahan badan jalan. (rdy35/redk)

 1,038 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!