Diduga Karena Depresi, Kakek Asal Ngawi Nekat Gantung Diri


ARYA-MEDIA, Ngawi – Warga Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi Jawa Timur, nekat melakukan aksi bunuh diri dengan cara gantung diri di rumahnya sendiri. Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya, lantaran depresi karena penyakit asma yang tidak kunjung sembuh. Sabtu (11/04/2020).

Korban bernama WGN (72) warga Desa Ngrambe, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, nekat menggantung dirinya di blandar kayu rumah samping rumahnya.

Kapolsek Ngrambe, AKP Budianto mengatakan, korban gantung diri tersebut, ditemukan pertama kali oleh Sakiman (70) warga desa setempat saat hendak pergi ke sawah.

Polisi Bersama Petugas Medis
Melakukan Pemeriksaan Tubuh Korban
.

“Saksi menemukan korban Wagimin sudah dalam keadaan tergantung disamping rumah,” kata Kapolsek Ngrambe, Sabtu (11/04).

Menurut keterangan saksi, korban gantung diri dengan menggunakan tali senar warna hijau yang diikatkan di blandar samping rumah milik korban. “Melihat hal itu, saksi memberitahukan kepada tetangga korban, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngrambe wilayah hukum Polres Ngawi,” terang AKP Budianto.

Selain itu, lanjut AKP Budianto, menurut hasil pemeriksaan petugas medis dari puskesmas Ngrambe, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. “Menurut keterangan keluarga korban, bahwa WGN sedang mengalami depresi karena mempunyai riwayat penyakit asma yang tidak kunjung sembuh,” jelasnya.

Sementara itu, atas kejadian tersebut, Polisi mengamankan 1 (satu) buah kaos lengan pendek warna orange, dan 1 (satu) buah celana pendek warna hitam, sebagai barang bukti. Sedangkan pihak keluarga, telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan menolak untuk dilakukan otopsi kepada jenazah korban.

“Hasil olah TKP, kondisi tubuh korban diketahui mengalami lidah menjulur, dengan mengeluarkan sperma dari kemaluan dan mengeluarkan kotoran dari dubur korban,” pungkasnya. (Ren)

 2,137 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!