Diduga Karena Sakit Lumpuh, Seorang Nenek Nekat Gantung Diri


ARYA-MEDIA, Ngawi – Diduga karena sakit lumpuh yang tidak sembuh-sembuh, Pariyem (77) warga Dusun Srikaton, Rt.02/Rw.04, Desa Manisharjo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Nekad gantung diri di Blandar teras rumahnya sendiri. Kamis (05/12/2019) sekira pukul 09.00 WIB.

Menurut Suami korban Jimin (77), sekira pukul 09.00 Wib, pada saat dirumah melihat istrinya (korban) telah gantung diri di Blandar teras rumah, selanjutnya suami korban berteriak minta tolong.

“Waktu saya minta tolong, terdengar oleh Purwadi yang sedang bekerja di sawah dekat rumah saya, jaraknya kurang lebih 50 meter,” ujar Jimin (suami korban).

Karena teriakan Jimin, Purwadi bersama warga masyarakat yang mendengar teriakan tersebut, juga berdatangan. “Saya memeriksa denyut nadi di tangan dan masih ada denyutannya. Selanjutnya, korban diturunkan dan dibawa kedalam rumah, setelah dicek kembali denyut nadinya lagi sudah tidak ada,” terang saksi Purwadi, Kamis (05/12).

Akibat kejadian tersebut, kemudian warga melapor ke Kades Manisharjo, dan diteruskan ke Polsek Ngrambe guna penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan medis Dr.Fuat dari Puskesmas Ngrambe, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaanpada tubuh korban. “Pada tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan/penganiayaan. Tanda-tanda gantung diri sudah terpenuhi, karena ada bekas jeratan tali melingkar pada leher korban, dan kemaluannya mengeluarkan cairan/sperma, serta kotoran pada bagian belakang,” jelasnya.

Sementara itu, keluarga korban menerima dan iklas bahwa kematian korban karena musibah dan takdir. Kemudian pihak keluarga memohon kepada pihak berwajib untuk tidak dilakukan Otopsi dan tidak menuntut kepada pihak manapun. Selanjutnya jenazah korban dimandikan dan dimakamkan di pemakaman umum Dusun Srikaton, Desa setempat. (Endik)

 642 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!