UA-163642268-1

Diduga Keracunan, 6 Orang Harus Dirawat Setelah Minum Jamu Racikan


ARYA-MEDIA, Ngawi – Diduga keracunan, enam (6) Warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, kabupaten Ngawi, mengalami mual dan muntah setelah mengkonsumsi jamu tradisional racikan dari penjual jamu keliling, Minggu (20/7/2019).

Kapolsek Pitu, Iptu Subandi mengatakan, 3 korban dilarikan ke RSUD Widodo dan 3 korban lainnya memilih pulang setelah mendapat perawatan di Puskesmas.

“Kejadiannya hari Sabtu (20/7/2019) pukul 13.00 WIB dan baru dilaporkan Minggu. Ada enam orang yang keracunan setelah minum jamu racikan tersebut,” kata Iptu Subandi, Kapolsek Pitu, Senin (22/7/2019).

Baca Juga :  PUPR Kebut Proyek Jalan Penunjang Akses Menuju Stasiun Magetan

Subandi menjelaskan, pada Sabtu sekitar pukul 11.00 Wib, keenam korban tersebut mengkonsumsi jamu keliling yaitu jamu seduh cap Tawon yang dicampur dengan jamu herbal yang berasal dari empon-empon, minuman anggur, dan beras kencur.

Berselang 30 menit kemudian, enam orang yaitu Sumanto (57), Supinah (55), Sarwan (49), Kasiran (45), Sugeng (50) dan Purwanto (36), mengalami mual, pusing, muntah dan badan terasa lemas badan. “Selang 30 menit korban merasa mual, pusing, muntah, dan badan lemas. Kemudian sekitar pukul 13.00 Wib, korban dibawa ke puskesmas dan rumah sakit,” terangnya.

Baca Juga :  Viral... Polisi Sabar Hadapi Cacian Warga di Pos Penyekatan, Ditanggapi Komisi III DPR-RI

Setelah menerima laporan dari warga, lanjut Kapolsek Pitu, petugas mengamankan 1 bungkus jamu cap Tawon dan meminta keterangan sejumlah saksi guna diproses lebih lanjut. Sedangkan, pelaku peracik jamu telah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh pihak Kepolisian.

“Barang bukti sudah disita polisi, demikian juga dengan jamu saset dan sisa jamu yang diminum para korban sudah dibawa untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium,” jelas Kapolsek Pitu.

Baca Juga :  Awal Tahun, Polres Magetan Ungkap 5 Kasus Kejahatan 2020

Diketahui bahwa, jika pelaku dinyatakan bersalah, maka penjual jamu gendong tersebut dikenakan Pasal 196 dan atau pasal 197 UURI no 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. (ren)

 1,581 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!