Diguyur Hujan Berjam-jam, Jembatan Penghubung Desa Ngengor Ambrol


Madiun, Arya Media – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan pada Sabtu malam (10/03/18) mengakibatkan banjir di Desa Ngengor kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Dengan hujan deras berjam jam membuat volume air menjadi besar, akibatnya aliran sungai yang melintas di Desa Ngengor menimbulkan jembatan alternatif penghubung dua dusun jadi ambrol.

Rajianto selaku Kepala Desa Ngengor menuturkan, Jembatan yang di bangun dari program PPIP th 2014 ini sebenarnya dalam bentuk fisik masih bagus. Pada tiang penyangga jembatan yang ada di tengah jadi patah akibat diterjang akar bambu yang besar dengan di dukung arus air sungai yang deras.

Baca Juga :  Pemakaman Militer Jenasah Praka (Anumerta) Asharul Mashudi, Korban Jatuhnya Pesawat Heli MI-17 No Registrasi 5138

“hingga saat ini warga kami memotong akar akar bambu yang saat ini juga menghambat aliran sungai” ujar Kades Ngengor Rajianto saat di temui wartawan Arya-Media.com.

Kondisi Jembatan Yang Tersumbat Ranting Bambu

Kades Rajianto juga memohon kepada pemerintah Daerah Madiun untuk segera memberi bantuan atau pun perbaikan jembatan secepatnya, supaya jembatan yang menjadi penghubung dua Dusun tersebut dapat dilalui kembali, karena jalan ini menjadi jalan alternatif bagi warga.

Baca Juga :  Rumah Penjual Sosis Ludes Terbakar Tak Tersisa

”jembatan tersebut sangat vital buat warga kami, apalagi itu akses jalan ke makam dan warga dusun desa kami lor kali (utara sungai)”, tegas Kades.

Untuk Kerugian dan korban jiwa saat banjir tidak ada alias nihil, hanya beberapa hewan saja yang terbawa arus. Masyarakat desa ngengor terutama daerah jembatan, sudah terbiasa dalam kondisi banjir seperti ini, dan cepat tanggap dalam menghadapinya”, pungkasnya. (Pra/Ops/Redk)

 451 total views,  3 views today

Baca Juga :  Resahkan Masyarakat, 6 Anjal Lintas Kota Digelandang Satpol PP Magetan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!