Dilimpahkan Ke Pidsus, Kasus Dugaan Mark Up TKD Oleh Kades Sukowidi


ARYA-MEDIA, Magetan – Kasus dugaan mark up terhadap pembelian Tanah Kas Desa (TKD) imbas dari dampak Tol Trans Java, oleh Kepala Desa (Kades) beserta jajarannya di Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo, Kab. Magetan, masih terus berjalan.

Kasus gratifikasi yang ditangani oleh kejaksaan Negeri Kab. Magetan semakin menuai hasil. Hal ini dibuktikan dengan pemindahan kasus tersebut ke bagian tindak pidana khusus (Pidsus).

Menurut keterangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan Atang Pujianto menuturkan, kasus yang melibatkan Kepala Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo tersebut sudah dilimpahkan ke bagian tindak pidana khusus sebagai penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Gebyar Peternakan Dan Perikanan : Tingkatkan Potensi Wisata, 10 Ribu Benih Ikan Dewa Ditebar Di Telaga Sarangan

“Kasus Kades Sukowidi masih terus berlanjut. Saat ini, kasus tersebut sudah berada dibagian tindak pidana khusus untuk penyelidikan lebih dalam lagi,’ ’kata Atang Pujianto,, usai acara pisah sambut Dandim Magetan, di Pendopo Surya Graha, Jumat (25/1/2019).

Dikatakan Kajari Magetan, menurut rekomendasi dari bagian Intel, kasus tersebut mengarah pada tindak pidana khusus. Saat ini kasus dilimpahkan ke bagian tindak pidana khusus untuk dilakukan penyelidikan lebih mendalam. “Berdasarkan rekomendasi Intel, kasus tersebut adalah tindak pidana khusus,’’ terang Atang.

Baca Juga :  Kedatangan Tim Wasev TMMD-104 Tahun 2019, Disambut Bupati Magetan

Atang juga menjelaskan, Kejaksaan Negeri Magetan masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan dibagian tindak pidana khusus. “Kita masih terus melakukan penyelidikan, apakah benar kasus tersebut sebagai tindak pidana khusus atau bukan,’’ jelasnya kepada Arya-Media.Com

Diberitahukan bahwa, kasus pembebasan lahan untuk jalan tol yang mengunakan Tanah Kas Desa (TKD) di Desa Sukowidi, sempat menjadi gempar dibeberapa media. Karena beberapa perangkat Desa yang tergabung dalam kepanitiaan ganti rugi tanah tersebut, diduga telah melakukan Mark Up yang berpotensi menyebabkan kerugian Negara.

Baca Juga :  Dengan Dana Minim, Desa Tulungrejo Ciptakan BUMDES Bumi Makmur

Sedangkan pihak Kejaksaan Negeri Magetan, sudah melakukan pemeriksaan beberapa Perangkat Desa untuk dimintai keterangan, diantaranya Kepala Desa (Kades) Sukowidi, Sekretaris Desa (Sekdes), Kasun 1, dan beberapa Kaur Pemerintahan. (ren/redk)

 871 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!