UA-163642268-1

Dinas Sosial Launching Program Baru “Gardu Antar Jiwa” Untuk Lansia dan ODGJ


ARYA-MEDIA | Magetan – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan Jawa Timur, untuk mengatasi permasalahan sosial di wilayah Kabupaten Magetan, melalui Dinas Sosial (Dinsos) Magetan, meluncurkan program baru ‘Gardu Antar Jiwa’. Acara tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Magetan Suprawoto, di Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Rabu (25/11/2020).

Program Dinas Sosial Magetan dengan nama ‘Gardu Antar Jiwa’ tersebut, merupakan besutan Kecamatan Kartoharjo dengan menggandeng Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta relawan yang ada di wilayah pedesaan.

“Kebetulan di Kecamatan Kartoharjo, banyak orang yang mengalami ganguan jiwa. Maka dari itu, pemerintah wajib mendukung penuh program ini,” kata Bupati Magetan, Suprawoto, Rabu (25/11).

Baca Juga :  Gebyar Peternakan Dan Perikanan : Tingkatkan Potensi Wisata, 10 Ribu Benih Ikan Dewa Ditebar Di Telaga Sarangan

Menikmati masa tua dengan bahagia menjadi impian banyak orang. Namun tidak semua bisa menikmati masa tua dengan kondisi yang kurang beruntung. Seperti yang dialami oleh Mbah Painah (82 tahun), warga Desa Gunungan, Kec Kartoharjo Magetan, yang membuat Bupati Suprawoto sampai menitikkan air mata melihat kondisi tersebut.

“Program ini, intinya adalah Home Care, yang ditujukan kepada lansia yang sudah tidak mampu beraktivitas secara mandiri. Dan kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk mengurai permasalahan sosial di sekitar kita,” terangnya.

Baca Juga :  Menghadapi Pandemi Covid-19, Gebyar Labuhan Sarangan Dibatalkan

Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Magetan, Yayuk Sri Rahayu mengucapkan terima kasih kepada Camat Kartoharjo dalam mengatasi masalah sosial untuk Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Magetan. “Semua ini membutuhkan kerjasama dengan seluruh stakeholder. Maka dari itu, kita akan terus saling koordinasi untuk mengatasi masalah tersebut,” ungkapnya kepada Arya Media, Rabu (25/11).

Menurut Yayuk, penanganan ODGJ di Kabupaten Magetan membutuhkan pelayanan ekstra dalam memberikan pelayanan, baik secara moril maupun materiel. “Setelah pasien ODGJ pulang dari Rumah Sakit Jiwa, kita akan fasilitasi keperluan mereka agar benar-benar sembuh dengan perlakuan secara manusiawi,” jelasnya Kepala Dinsos Magetan.

Baca Juga :  TNI Bersama Bakesbangpol Berikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Senada juga diungkapkan oleh Camat Kartoharjo, Dicong Maleleh, bahwa ada sekitar 180 ODGJ di wilayah Kecamatan Kartoharjo Magetan, yang membutuhkan kepedulian dan empati, baik dari pemerintah maupun lingkungan sekitar.

“Faktor kambuhnya ODGJ, didominasi berasal dari keluarga dan lingkungan. Maka dari itu, kita membutuhkan kerjasama dari stakeholder untuk mengatasinya. Semoga penderita ODGJ di wilayah Kecamatan Kartoharjo semakin berkurang, dan para lansia yang kurang beruntung dapat tercover pemerintah kedepannya,” pungkasnya. (Ren)

 15,079 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!