Dinas Sosial Magetan Lakukan Evaluasi BPNT Dengan 6 T


ARYA-MEDIA, Magetan – Demi memberikan Bantuan Sosial (Bansos) yang tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Sosial (Dinsos), lakukan Rapat Evaluasi terkait program bantuan pemerintah, yakni Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bertempat di hotel bukit bintang, Jalan Mayjen Sukowati, Pukul14.00 Wib, Jumat (14/12/2018).

Hadir dalam acara, Kepala Dinas Sosial Sucipto, SH. M.Hum, Camat se-Kabupaten Magetan, Rekanan dari BNI cabang Madiun, seluruh Kepala Desa Se-Kabupaten Magetan, Perwakilan perangkat Desa, serta undangan lainnya.

Dalam evaluasi tersebut, membahas terkait penyaluran BPNT di Kabupaten Magetan dengan memberikan pengarahan serta penjelasan kepada Pemerintah Desa yang mungkin mengalami kendala-kendala di lapangan saat ini. “Dengan adanya evaluasi tersebut nantinya diharapkan masyarakat miskin akan terbantu serta tepat sasaran dalam penyalurannya”, kata Sucipto.

Baca Juga :  Atas Permintaan BPBD Propinsi NTB, Pemkab Magetan Kirimkan Bantuan Barang

“Tercapainya program BPNT ini apabila terdapat (6T), tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat manfaat, dan tepat administrasi”, terangnya kepada Arya-Media (14/12).

Sucipto juga menjelaskan, pihaknya sudah mendengar bahwa ada beberapa wilayah di Magetan sempat mengalami kericuhan terkait kualitas beras yang kurang baik atau dibawah kualitas beras medium. Maka dari itu, Dinas sosial terus melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan penyaluran BPNT tersebut.

Baca Juga :  1 Orang Tewas Tertabrak KA Dengan Kondisi Tubuh Hancur

“Saya sudah berikan ultimatum kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Program Keluarga Harapan (PKH), bahwa dilarang bermain harga atau mencari keuntungan dengan memainkan harga. Apabila TKSK dan PKH melakukan hal itu dan terbukti, akan saya beri tindak tegas”, jelasnya.

“Saya setiap senin lakukan apel dan sosialisaikan kepada masing-masing pendamping, baik TKSK maupun PKH, dilarang untuk bermain harga, yang jelas kalau terbukti pasti akan saya beri sanksi”, tandasnya.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Menerjang Wilayah Magetan

Mengenai hal itu, lanjut Sucipto, dari segi teknis secara umum pelaksanaan Bantuan Sosial (Bansos) ini berjalan baik. Hanya saja masih terdapat sejumlah kendala yang mesti mendapat perhatian. Terutama faktor penyaluran antara pihak distributor beras dengan E-warung yang ditunjuk oleh Desa.

“Kami berharap kerjasama dari Pemerintah Desa untuk selalu mendampingi dan memonitor E-warungnya dalam pengadaan bahan sampai dengan pendistribusian, agar dapat memberikan beras yang berkualitas kepada masyarakat”,  pungkasnya. (ren)

 1,769 total views,  10 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!