UA-163642268-1

Dinilai Tidak Transparan, Panitia Seleksi Perangkat Desa Diprotes Peserta


ARYA-MEDIA | Magetan – Pelaksanaan seleksi perangkat Desa Nitikan Kecamatan Plaosan Magetan Jawa Timur, mendapat protes dari peserta. Perwakilan peserta yang dianggap tidak lolos seleksi oleh panitia pelaksanan, medatangi kantor Desa Nitikan, untuk meminta keadilan. Rabu (02/12/2020)

Salah satu peserta protes bernama Yudha Adiyatma mengatakan, pihaknya melakukan protes kepada panitia seleksi, karena dinilai tidak transparan dalam seleksi uji komputer. Menurutnya, panitia ujian tidak memiliki aturan yang jelas, sehingga membuat perbedaan hasil nilai antara peserta, walupun memiliki jawaban yang sama.

“Kami menuntut kepada panitia, karena diduga tidak ada transparansi. Tata tertib dan Juklak Juknis dari panitia juga tidak dijelaskan,” kata Yudha, saat dilakukan mediasi, bersama Camat Plaosan, Kapolsek, Babinkamtibmas, dan seluruh panitia seleksi, serta beberapa peserta, di kantor Desa Nitikan, Rabu (02/12).

Baca Juga :  Telaga Sarangan Secara Resmi Dibuka Bupati Magetan

Menurut Yudha, saat pengumuman hasil tes komputer yang diagendakan pukul 14.00 WIB, diundur oleh panitia seleksi hingga sampai pukul 16.00 WIB. Hal itu menjadi kecurigaan para peserta karena dinilai terdapat kejanggalan. “Selain panitia tidak memberikan arahan harus menggunakan rumus, kami menduga adanya kejanggalan, karena saat pengumuman hasil tes seleksi molor sampai sore hari,” jelasnya.

Baca Juga :  Mengundang Tanya, Acara Pengambilan Sumpah Jabatan Desa Pangkur Perangkatnya Absen

Sementara itu, Wahyu Purwanto, selaku ketua panitia pengisian Perangkat Desa Nitikan, mengakui bahwa, pada saat pra pelaksanaan ujian seleksi perangkat desa, pihaknya tidak menyampaikan kriteria penilaian dan rumus yang digunakan kepada para peserta. “Kalau disini kami dianggap salah, kami terima dan kami mohon maaf,” ungkapnya, kepada awak media, Rabu (02/12).

Ditempat yang sama, Camat Plaosan, Permadi Bagus, menjelaskan bahwa, panitia dinilai kurang kooperatif dalam melakukan uji komputer. Karena tidak menjelaskan parameter yang digunakan dalam seleksi peserta uji komputer. “Semua peserta yang gugur dalam tes kompetensi komputer, bakal diulang kembali,” jelasnya.

Baca Juga :  Jaga Imunitas Pembentukan Karakter Generasi Muda, Koramil Dander Latih Bela Diri

Dalam tahapan seleksi, pihaknya juga meminta kepada panitia seleksi, agar dilakukan secara transparansi. “Karena keterbatasan dari panitia yang menyebabkan terjadinya permasalahan, maka dari 15 peserta yang tidak lolos ujian komputer, diulang kembali sesuai jadwal yang ditentukan,” tegas Camat Permadi.

Sebagai informasi, seleksi perangkat Desa Nitikan Kecamatan Plaosan Magetan, untuk mengisijabatan kosong yakni Sekretaris Desa (Sekdes) dan Kasi Pelayanan (Kasipem). Dalam pelaksanaanya, terdapat 24 pendaftar untuk jabatan Sekdes, dan 2 peserta memilih jabatan Kasipem. (Ing/Ren)

 1,722 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!